Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. UNIFIL umumkan Praka Rico gugur usai terluka dalam serangan di Lebanon

UNIFIL umumkan Praka Rico gugur usai terluka dalam serangan di Lebanon

unifil-umumkan-praka-rico-gugur-usai-terluka-dalam-serangan-di-lebanon
UNIFIL umumkan Praka Rico gugur usai terluka dalam serangan di Lebanon
service

Jakarta (ANTARA) – Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengumumkan gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, personel TNI yang menderita luka serius akibat serangan di Lebanon selatan pada akhir Maret lalu.

Dalam pernyataan tertulisnya di platform X, UNIFIL menyampaikan Praka Rico (31), wafat usai dirawat selama hampir sebulan di satu rumah sakit di Beirut karena luka parahnya itu.

“UNIFIL prihatin atas wafatnya Praka Rico Pramudia, yang terluka parah akibat sebuah ledakan proyektil di markasnya di Adchit Al Qusayr pada 29 Maret malam,” kata UNIFIL dalam pernyataannya di platform X, dipantau di Jakarta, Jumat.

Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.

Ungkapan belasungkawa juga disampaikan UNIFIL kepada pemerintah dan rakyat Republik Indonesia, serta khususnya kepada TNI Angkatan Darat yang menaungi Praka Rico.

Menyusul gugurnya personel UNIFIL yang kesekian kali ini, pasukan PBB tersebut menuntut semua pihak agar melaksanakan kewajiban terhadap hukum internasional, salah satunya dengan memastikan keamanan dan keselamatan personel maupun properti PBB setiap saat.

“Serangan yang disengaja terhadap personel penjaga perdamaian adalah pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, dan kemungkinan juga merupakan kejahatan perang,” demikian pernyataan UNIFIL.

Dengan wafatnya Praka Rico, Indonesia sudah kehilangan empat prajurit TNI saat bertugas bersama UNIFIL di Lebanon selatan dalam sebulan terakhir.

Adapun prajurit TNI yang sebelumnya gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon yang wafat akibat serangan artileri pada 29 Maret dalam peristiwa yang sama yang awalnya mengakibatkan Praka Rico terluka.

Kemudian pada 30 Maret, dua personel TNI, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan, gugur saat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang.

Rangkaian serangan yang terjadi pada 29-30 Maret dan 3 April tersebut juga menyebabkan 7 tentara TNI terluka, di luar Praka Rico yang baru wafat usai dirawat.

Di samping Indonesia, Prancis juga kehilangan dua tentaranya yang bertugas bersama UNIFIL di tengah eskalasi ketegangan di Lebanon selatan usai patroli mereka diserang pada 18 April.

Baca juga: RI dan negara kontributor pasukan kutuk serangan terhadap UNIFIL

Baca juga: Kemlu RI: Keselamatan penjaga perdamaian PBB tak bisa ditawar

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.