Thu,3 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Update Korban: 14 Meninggal Dunia dan 84 Orang Luka-Luka, Prabowo Ucapkan Belasungkawa

Update Korban: 14 Meninggal Dunia dan 84 Orang Luka-Luka, Prabowo Ucapkan Belasungkawa

update-korban:-14-meninggal-dunia-dan-84-orang-luka-luka,-prabowo-ucapkan-belasungkawa
Update Korban: 14 Meninggal Dunia dan 84 Orang Luka-Luka, Prabowo Ucapkan Belasungkawa
service

Bekasi, NU Online

Kejadian kecelakaan yang melibatkan Kereta Jarak Jauh (KJJ) KA Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur mengakibatkan 14 jiwa meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.

Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan belasungkawa kepada para korban dan keluarga korban atas kejadian tadi malam.

“Kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah,” ujar Prabowo di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Senada, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 10.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

“Jumlah korban itu saat ini ada 14 orang jiwa meninggal dunia. Ada 84 yang luka-luka, itu sebagian besar masih dirawat di 8 rumah sakit,” ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur.

Fasilitas kesehatan yang menangani korban, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Ia menyampaikan bahwa KAI juga menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.

“Posko tersedia di dua tempat, ada di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir,” tutur Boby.

Kondisi KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (Foto: NU Online/Jannah)

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii menyampaikan bahwa semua korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Adapun, jika selama proses pemindahan bangkai rel kereta, kami menemukan body part, akan kami serahkan ke RS Polri untuk diidentifikasi lebih lanjut,” katanya.

Syafii menyampaikan bahwa korban kecelakaan tadi malam didominasi oleh perempuan.

“Karena ini di gerbong perempuan ya, jadi, korban banyak dari perempuan dengan usia produktif atau dewasa, tidak ada balita atau pun anak-anak. Ada korban laki-laki dari Kereta Anggrek,” jelasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.