EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Veda Ega Jadi Pembalap RI Pertama Raih Podium Grand Prix Moto3, Didukung Ortu Sejak Kecil

Veda Ega Jadi Pembalap RI Pertama Raih Podium Grand Prix Moto3, Didukung Ortu Sejak Kecil

veda-ega-jadi-pembalap-ri-pertama-raih-podium-grand-prix-moto3,-didukung-ortu-sejak-kecil
Veda Ega Jadi Pembalap RI Pertama Raih Podium Grand Prix Moto3, Didukung Ortu Sejak Kecil
0
Share

Share This Post

or copy the link

Jakarta

Bunda, nama Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian publik setelah mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Ia mencetak rekor sejarah dengan menjadi pembalap Indonesia pertama yang menembus podium Grand Prix Moto3 Brasil pada Minggu (22/3/2026).

Memulai dari posisi keempat, Veda langsung melesat ke urutan tiga sejak lap pembuka, menghadirkan persaingan yang ketat sejak awal.

Ia pun sempat mengalami kesulitan hingga tergeser ke peringkat 10 di pertengahan race. Situasi kemudian berubah drastis setelah insiden yang menimpa David Almansa saat memimpin balapan di lap ke-15, membuat jalannya kompetisi kembali terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momentum tersebut dimanfaatkan secara maksimal hingga akhirnya Veda bisa mengamankan posisi ketiga.

“Veda Pratama meraih podium pertama #Moto3 di posisi ke-3! Pembalap Indonesia pertama yang meraih podium GP,” tulis MotoGP, dikutip dari laman CNN Indonesia, Senin (23/3/2026).

Tentu saja kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi dunia balap Indonesia. Sebab, belum ada satu pun pembalap Indonesia selain Veda, yang pernah meraih posisi tersebut di kelas Grand Prix Moto3.

Veda Ega tertarik dunia balap motor dari usia 4 tahun

Siapa sangka, ternyata Veda telah tertarik dengan dunia balap motor sejak usia empat tahun. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Veda saat berumur 10 tahun dalam acara HITAM PUTIH.

“Umur empat tahun. Ya (awalnya) dibonceng dahulu, terus umur lima tahun sudah mulai balap,” ujar Veda, dikutip dari kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL.

Ayah Veda, Sudarmono, yang merupakan mantan pembalap mengungkapkan bahwa awalnya ia menyediakan motor untuk latihan sang putra di lapangan. Setelah Veda menunjukkan minat terhadap balap motor, Sudarmono pun mengajari sang putra.

“Awalnya pas masih kecil, saya sediakan motor buat latihan tapi cuma di lapangan. Saya lihat minatnya, dia tertarik, saya ajari balapan,” tuturnya.

Sementara itu ibunda Veda, Meilina, mengatakan bahwa mulanya ada rasa khawatir melihat sang putra mengikuti balap motor di usia yang masih sangat muda. Namun sebagai orang tua, ia mendukung keinginan Veda menjadi pembalap motor.

“Ada rasa khawatir, tapi anaknya sudah suka. Dukung saja,” ujar Meilina.

Veda Ega dapat golden ticket ke MotoGP

Laki-laki 17 tahun itu diketahui sebelumnya telah menorehkan prestasi di berbagai ajang internasional, salah satunya runner up di Redbull Rookies Cup

Melalui sebuah wawancara pada Desember 2025, Veda mengungkap perasaan terkejutnya saat mendapat kesempatan berupa golden ticket untuk menuju pertandingan internasional, yakni MotoGP.

“Ya rasanya kayak ini sih kaget, tiba-tiba kok bisa dapat begini. Terus kayak wah ini cepat banget. Kayak kan cuma kalau dihitung cuman enam pembalap yang bisa dapat ini karena diambil dari tiga besar lagi, Rookie Cup sama Junior GP, dan aku salah satu dari itu jadi ya bangga,” ungkap Veda.

Tidak berekspektasi tinggi, Veda mengaku hanya membuat target untuk mempersiapkan strategi yang matang, Bunda.

“Ya kalau saya targetnya ya itu memahami motor sampai benar-benar paham. Terus saya belum targetin posisi harus besar gitu. Ya syukur-syukur bisa taruh di grup-grup depan gitu,” tuturnya.

Ungkapan Veda Ega usai raih podium di Grand Prix Moto3

Berkat konsistensi Veda yang terus berlatih menjadi pembalap profesional, kini ia berhasil menjadi sorotan masyarakat Indonesia setelah meraih podium di Moto3, Bunda.

Veda juga langsung menyampaikan kabar baik tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengucapkan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada orang-orang yang telah memberikan dukungan.

“P3, Alhamdulillah Sejarah tercipta di Brasil. Terima kasih sebesar-besarnya kepada tim saya atas kerja keras akhir pekan ini dan kepada semua orang yang selalu mendukung saya. Akan ada lebih banyak lagi, Obrigado Brasil! Selanjutnya di Austin (soon),” tulis Veda, dikutip dari laman Instagram @veda_54.

Pencapaian tersebut juga mendapatkan apresiasi dari orang tua Veda yang mengaku sangat bangga terhadapnya.

“Ya Alhamdulillah ya, saya merasa sangat bangga. Terus terang saya tidak menyangka Veda bisa meraih podium ketiga kemarin. Benar-benar di luar ekspektasi karena target untuk tahun ini sebenarnya hanyalah untuk belajar,” tutur sang ayah, dikutip dari laman detikcom.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Veda Ega Jadi Pembalap RI Pertama Raih Podium Grand Prix Moto3, Didukung Ortu Sejak Kecil
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.