Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. WHO Selidiki Dugaan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik Usai Tiga Orang Tewas

WHO Selidiki Dugaan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik Usai Tiga Orang Tewas

who-selidiki-dugaan-wabah-hantavirus-di-kapal-pesiar-atlantik-usai-tiga-orang-tewas
WHO Selidiki Dugaan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik Usai Tiga Orang Tewas
service

Jakarta, Arina.idWabah mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar mewah yang tertahan di lepas pantai Afrika Barat. Kapal itu membawa sebagian besar penumpang asal Inggris, Amerika, dan Spanyol.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa ada tiga orang yang meninggal akibat hantavirus atau virus hanta, penyakit yang biasanya ditularkan ke manusia dari hewan pengerat.

“Asumsi kami adalah mereka terinfeksi sebelum naik ke kapal, namun kami meyakini mungkin ada penularan dari manusia ke manusia yang terjadi di antara kontak yang sangat dekat, seperti pasangan suami istri atau orang yang berbagi kabin,” ujar Maria Van Kerkhove, ahli epidemiologi dan penasihat teknis WHO, Rabu (6/5).

Tidak hanya terbatas pada kapal pesiar MV Hondius, WHO juga melacak lebih dari 80 orang di pesawat terbang yang sempat ditumpangi salah satu korban meninggal.

Dikutip dari AFP, pesawat tersebut menempuh rute Pulau Saint Helena (wilayah Inggris di Samudera Atlantik) menuju Johannesburg, Afrika Selatan, pada 25 April 2026. Pesawat milik maskapai Airlink itu membawa 82 penumpang dan 6 awak kabin.

Varian ini sangat berbahaya dengan tingkat kematian mencapai 40 persen, jauh lebih tinggi dibanding varian Sin Nombre di Amerika Serikat yang memiliki tingkat fatalitas 25 persen. 

Hingga saat ini, tidak ada obat atau vaksin khusus, dokter hanya bisa memberikan perawatan suportif seperti terapi oksigen untuk menstabilkan kondisi pasien.

Gejala awal Hantavirus sering menyerupai flu, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini. Penderita biasanya mengalami:

1. Demam tinggi dan menggigil

2. Nyeri otot dan kelelahan ekstrem

3. Sakit kepala

4. Mual atau gangguan pencernaan

Jika tidak segera ditangani, kondisi dapat berkembang menjadi lebih serius seperti gangguan pernapasan akut akibat cairan di paru-paru, penurunan tekanan darah, gangguan fungsi ginjal, tingkat kematian pada beberapa jenis Hantavirus bahkan bisa mencapai sekitar 40 persen, menjadikannya salah satu penyakit zoonosis yang berbahaya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.