Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Daya Ingat Melemah

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Daya Ingat Melemah

7-kebiasaan-sehari-hari-yang-bisa-bikin-daya-ingat-melemah
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Daya Ingat Melemah
service

Jakarta

Tahukah Bunda? Otak kita bekerja layaknya otot. Jika digunakan dengan cara yang tepat, fungsinya akan semakin optimal. Namun, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang justru dapat menurunkan daya ingat.

Banyak dari kita yang mungkin melakukan hal-hal ini setiap hari tanpa menyadari kerusakan yang ditimbulkan pada kemampuan otak.

Jika lupa sesuatu, sulit berkonsentrasi, atau merasakan kelelahan mental, kebiasaan Bunda mungkin bisa jadi penyebabnya.

Mulai dari apa yang dimakan hingga kebiasaan tidur, rutinitas yang tampaknya tidak berbahaya ini secara bertahap dapat memengaruhi bagaimana otak menua sebelum waktunya. Berikut beberapa kebiasaan yang perlu Bunda hindari:

1. Terlalu banyak konsumsi junk food

Dilansir dari laman WebMD, bagian otak yang terkait dengan pembelajaran, memori, dan kesehatan mental lebih kecil pada orang yang banyak mengonsumsi junk food dan minuman ringan.

Sebaliknya, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah, dan sayuran hijau dapat menjaga fungsi otak dan memperlambat penurunan fungsi otak.

2. Sering multitasking

Sebagian mungkin bangga menjadi orang yang mampu melakukan banyak tugas sekaligus. Namun, otak mungkin tidak sebahagia yang kita kira, Bunda.

Dilansir dari laman Times of India, sebuah studi menunjukkan bahwa terus-menerus mengerjakan banyak tugas sekaligus dapat membebani otak, sehingga lebih sulit untuk mengingat informasi.

Ketika terlalu banyak membagi perhatian, otak tidak memiliki kesempatan untuk memproses dan menyimpan informasi dengan benar, yang menyebabkan mudah lupa. Sebaliknya, coba fokus pada satu tugas dalam satu waktu dan berikan perhatian yang layak pada otak Bunda.

3. Tidak bisa lepas dari handphone

Terus-menerus menggulir media sosial, menonton video secara berlebihan, atau bergantung pada ponsel untuk setiap hal kecil dapat membuat otak menjadi lambat.

Masuknya informasi yang terus-menerus membebani pikiran, sehingga sulit untuk fokus dan mengingat detail penting. Selain itu, menatap layar terlalu lama juga mengurangi kemampuan berpikir mendalam dan melemahkan kemampuan otak untuk menyimpan informasi.

Oleh karena itu, Bunda disarankan untuk membatasi waktu penggunaan layar dan istirahat untuk memberi otak ruang bernapas.

4. Mengisolasi diri

Kesepian ternyata dapat mengecilkan otak. Interaksi sosial sangat penting untuk kesehatan kognitif. Terlibat dalam percakapan, berbagi ide, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih membantu mempertajam kemampuan berpikir dan meningkatkan daya ingat.

Di sisi lain, mengisolasi diri dapat menyebabkan kabut mental, stres, dan depresi, kondisi yang secara langsung memengaruhi daya ingat.

Jadikan kebiasaan untuk terhubung dengan teman, bergabung dengan kelompok sosial, atau terlibat dalam diskusi yang menyenangkan untuk menjaga otak tetap aktif.

5. Terlalu banyak stres

Stres ibarat pencuri ingatan, ini secara perlahan menghapus kemampuan untuk mengingat informasi. Stres kronis melepaskan kortisol, hormon yang merusak pusat memori otak (hippocampus).

Inilah sebabnya mengapa ketika stres, Bunda cenderung lebih mudah melupakan sesuatu. Menemukan cara untuk bersantai, seperti meditasi, pernapasan dalam, atau menekuni hobi, dapat membantu melindungi otak dari kerusakan jangka panjang.

6. Tidak ada aktivitas fisik

Melewatkan olahraga tidak hanya memengaruhi lingkar pinggang, tetapi juga berdampak pada daya ingat setiap orang.

Olahraga secara teratur dapat meningkatkan aliran darah ke otak, membantunya berfungsi secara efisien. Sebaliknya, gaya hidup yang kurang aktif dapat memperlambat proses kognitif dan bahkan meningkatkan risiko kondisi yang berkaitan dengan daya ingat seperti demensia.

7. Kurang tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan demensia, termasuk penyakit Alzheimer. Sebaiknya, Bunda memiliki jam tidur yang teratur. Jika sulit tidur, hindari kafein dan penggunaan elektronik di malam hari, dan mulailah ritual tidur yang menenangkan.

Nah, itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang sebaiknya Bunda hindari karena dapat menurunkan daya ingat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.