Wed,6 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Spesies Baru Rafflesia Ditemukan di Kalimantan Timur, Namanya Rafflesia harjatii

Spesies Baru Rafflesia Ditemukan di Kalimantan Timur, Namanya Rafflesia harjatii

spesies-baru-rafflesia-ditemukan-di-kalimantan-timur,-namanya-rafflesia-harjatii
Spesies Baru Rafflesia Ditemukan di Kalimantan Timur, Namanya Rafflesia harjatii
service

25 Februari 2026 10.14 WIB • 1 menit

Spesies Baru Rafflesia Ditemukan di Kalimantan Timur, Namanya Rafflesia harjatii


Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi spesies baru rafflesia di pedalaman hutan Kalimantan Timur yang diberi nama Rafflesia harjatii. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Sains Malaysiana pada 12 Januari 2026 melalui ResearchGate. 

Meski publikasinya baru dilakukan tahun ini, keberadaan bunga tersebut sebenarnya telah diketahui sejak 1980-an di kawasan PT ITCI Kartika Utama. Pada 2019, peneliti kehutanan dari KLHK, Tri Atmoko, melaporkan populasinya, namun belum dapat memastikan identitas taksonominya.

Penelitian lanjutan dilakukan pada 2022 oleh tim yang dipimpin Agus Susatya dari Universitas Bengkulu bersama sejumlah peneliti BRIN, termasuk Ridha Mahyuni dan Sudarmono. Penetapan sebagai spesies baru dilakukan melalui perbandingan morfologi rinci dan analisis DNA. 

Agus menyatakan, “Penentuan spesies baru tidak bisa hanya berdasarkan temuan lapangan, tetapi harus melalui pembuktian morfologi dan genetik yang ketat.”

Uniknya Rafflesia harjatii

Rafflesia harjatii tumbuh di hutan dipterokarpa dataran rendah pada ketinggian 325–329 meter di atas permukaan laut. Seperti spesies Rafflesia lain, tumbuhan ini bersifat parasit dan bergantung pada tanaman inang dari genus Tetrastigma. Diameter bunganya berkisar antara 17 hingga 22 sentimeter.

Secara morfologi, spesies ini memiliki kombinasi karakter yang membedakannya dari rafflesia lain di Kalimantan. Bercak putih pada mahkota tampak lebih jarang dan relatif lebih besar. Diafragma bunga lebih tebal dengan bukaan sempit. Struktur ramenta di bagian dalam berkembang baik, berbentuk silindris hingga menyerupai gada kecil. 

Cakram bagian dalam menunjukkan tonjolan khas yang tidak sesuai dengan deskripsi spesies yang telah dipublikasikan sebelumnya. Hasil analisis DNA menguatkan bahwa bunga ini bukan variasi dari spesies yang sudah dikenal, melainkan entitas yang berbeda secara genetik.

Endemik Kalimantan Timur

Berdasarkan asesmen awal, Rafflesia harjatii berstatus endemik Kalimantan Timur karena sejauh ini hanya ditemukan di wilayah tersebut. Tim mencatat tiga sub-populasi di lokasi penemuan. 

Ridha Mahyuni menjelaskan bahwa secara aktivitas manusia, populasinya relatif terlindungi karena berada di area konservasi perusahaan yang tidak terganggu. “Walaupun berada di kawasan yang terlindungi, ancaman dari faktor alam seperti curah hujan tinggi tetap perlu diantisipasi,” ujarnya.

Temuan ini mendapat apresiasi dari Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL). Dukungan juga diarahkan pada penguatan upaya konservasi habitat, mengingat keterbatasan populasi dan sifat spesifik lingkungan tumbuhnya.

Tim peneliti berencana melakukan survei lanjutan untuk memastikan jumlah populasi di alam dan memetakan sebarannya secara lebih akurat. Selain Rafflesia harjatii, BRIN juga menyatakan tengah memfinalisasi data beberapa kandidat spesies baru rafflesia lain yang akan diumumkan tahun ini. 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firdarainy Nuril Izzah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firdarainy Nuril Izzah.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.