Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Quraish Shihab dan Ketum PBNU Serukan Perdamaian

Quraish Shihab dan Ketum PBNU Serukan Perdamaian

quraish-shihab-dan-ketum-pbnu-serukan-perdamaian
Quraish Shihab dan Ketum PBNU Serukan Perdamaian
service

Jakarta, NU Online

Pakar Tafsir Al-Qur’an Prof Muhammad Quraish Shihab menyerukan perlunya memperjuangkan perdamaian di dunia ini. Hal tersebut menjadi pesan inti dari Nuzulul Qur’an.

“Allah mewajibkan kita mewujudkan kedamaian. Kedamaian bermula dari jiwa kita, lalu keluar ke tengah masyarakat,” katanya saat Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an menggambarkan Lailatul Qadar sebagai malam yang penuh damai hingga terbit fajar. Namun, makna fajar yang dimaksud tidak sekadar fajar hari berikutnya, melainkan simbol kehidupan manusia yang berlanjut hingga akhirat. Sebab, perdamaian merupakan dambaan seluruh manusia dan juga seluruh agama. Bahkan Al-Qur’an mendorong umat Islam untuk menerima ajakan damai, termasuk dari pihak yang sebelumnya bermusuhan.

“Sedemikian penting kedamaian ini, sampai-sampai Al-Qur’an menyatakan, apabila musuh mengajak kamu untuk berdamai, maka terimalah perdamaian itu,” kata Menteri Agama periode tahun 1998 itu.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an memberikan petunjuk menuju berbagai jalan kedamaian. Jalan-jalan itu pada akhirnya akan mengantarkan manusia menuju jalan lurus.

“Melalui Al-Qur’an, Allah memberi petunjuk ke jalan-jalan kedamaian. Dari jalan-jalan itu manusia diantar menuju al-sirath al-mustaqim,” ujarnya.

Hal demikian menjadi tanda pentingnya membangun budaya salam dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya, Rasulullah menganjurkan umat Islam menyebarkan salam kepada siapa pun.

“Sabda Nabi, berikanlah salam kepada yang Anda kenal maupun tidak kenal, karena semua membutuhkan kedamaian,” ujarnya.

Senada, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf juga menyerukan pesan perdamaian di tengah kecamuk perang yang terjadi di wilayah Timur Tengah. Menurutnya, perang harus berhenti.

“Kita ndak punya pilihan selain berjuang sekuat tenaga supaya damai, berhenti perang, berhenti, berhenti, berhenti perang, berhenti, damai sekarang. Tidak ada alternatif lain,” kata Gus Yahya sebagaimana dilansir Kumparan pada Kamis (5/3/2026).

Sebab, menurutnya, jika tidak begitu, tidak ada yang selamat. Kekerasan ini harus berhenti segera dengan cara apa pun yang mungkin, termasuk melalui Board of Peace yang Indonesia terlibat di dalamnya. Hal itu harus dimanfaatkan untuk mendorong perdamaian. Ia menekankan bahwa semua sektor harus dimanfaatkan semaksimal mungkin demi tercapainya perdamaian.

Gus Yahya juga menegaskan perlunya Indonesia mengambil peran dalam upaya deeskalasi dan mewujudkan perdamaian melalui BoP itu. “Semua itu nantinya bisa menjadi instrumen untuk menjadikan BoP ini justru wahana mendorong deeskalasi dan perdamaian dari perang yang sekarang terjadi terkait dengan Iran itu,” ujarnya sebagaimana dilansir kanal Youtube Sekretariat Presiden.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.