Ringkasan:
-
Keberadaan dan penyaliban Yesus diverifikasi secara independen oleh otoritas Romawi, sejarawan Yahudi, penulis Yunani, dan filsuf Suriah.
-
Catatan sejarah dari sumber-sumber Romawi, Yahudi, Yunani, dan Siria menegaskan kehidupan dan pengaruh Yesus.
-
Para ahli telah mempelajari tulisan-tulisan para sejarawan dari berbagai budaya, memberikan dokumentasi tambahan mengenai signifikansi sejarah Yesus.
Yesus dikenal oleh kebanyakan orang Amerika berdasarkan Alkitab. Tapi apa yang ditulis orang tentang dia di dalam Kitab Suci tentang dia? Terdapat catatan-catatan yang terdokumentasi mengenai pemerintahan Romawi, sejarah Yahudi, dan para sarjana Yunani pada abad pertama dan kedua, yang mengutip Yesus tanpa mengaitkannya dengan literatur keagamaan apa pun. Mereka adalah sejarawan, pejabat, dan penulis yang mendokumentasikan apa yang mereka lihat atau eksplorasi. Isi tulisan mereka telah menarik perhatian para sarjana selama berabad-abad.
Rekor Roma Sendiri

Tacitus adalah seorang sejarawan zaman Romawi yang berbakti dan terhormat. Dalam kroniknya yang ditulis pada tahun 116 M, ia menyebutkan bahwa Kristus telah dieksekusi oleh Pontius Pilatus pada masa pemerintahan Kaisar Tiberius. Ini adalah kesaksian independen dari sejarawan Roma yang sangat berhati-hati dan metodis, yang sering kali mempunyai dampak dan bobot sejarah yang luas.
Seorang Sejarawan Yahudi Berbicara

Kitab ini juga ditulis sekitar tahun 93 M oleh seorang sejarawan Yahudi, Flavius Josephus, yang bertugas menulis kepada orang-orang Romawi tentang Yesus dalam karya sejarahnya, Antiquities of the Jews. Dia menjelaskan bahwa Yesus adalah orang bijak yang menarik banyak pengikut dan disalibkan di bawah pemerintahan Pilatus. Sentralitas sejarah yang sejati umumnya diakui oleh para sarjana dalam teks yang brilian dan sangat populer ini.
Dokumen Gubernur

Gubernur muda Romawi, Pliny, membuat laporan administratif sederhana kepada Kaisar Trajan sekitar tahun 112 M. Dia menceritakan bagaimana orang-orang Kristen di provinsinya berkumpul sebelum matahari terbit dan bernyanyi serta menyembah Kristus sebagai dewa. Surat resmi tersebut merupakan salah satu sumber independen yang paling menarik dalam sejarah modern mengenai ibadah Kristen mula-mula.
Gangguan di Roma

Kerusuhan sipil di kalangan komunitas Yahudi di Roma dicatat oleh sejarawan Romawi Suetonius sekitar seorang pria yang ia gambarkan sebagai Chrestus. Ini ditulis sekitar tahun 121 M, sehingga banyak sejarawan menafsirkan ini sebagai penyebutan tidak langsung awal mengenai meluasnya pengaruh umat Kristen di Roma sendiri, salah satu pengakuan Romawi pertama mengenai meluasnya pengaruh budaya Kristus.
Seorang Penulis Memperhatikan

Dalam bukunya, penulis Yunani Lucian dari Samosata menyebutkan umat Kristen dan pemimpin mereka pada abad kedua. Ia menegaskan melalui tulisannya bahwa pendiri mereka adalah seorang pria sungguhan yang dieksekusi dan yang terus dihormati dan disembah oleh para pengikutnya bahkan bertahun-tahun kemudian. Catatan sejarahnya masih sama, bahkan dari sudut pandang budaya yang terpencil.
Surat Seorang Ayah

Sebuah surat yang penuh pemikiran oleh seorang Filsuf Suriah yang dikenal sebagai Mara Bar-Serapion kepada putranya menyebutkan pembunuhan yang tidak adil terhadap seorang raja Yahudi yang bijaksana yang pengaruhnya tetap bertahan selama para pembunuhnya masih ada di dunia. Hal ini secara umum diakui oleh para sejarawan sebagai sosok Yesus. Buku ini ditulis sekitar abad pertama dan ketiga, dan terus menjadi salah satu pengakuan otonom yang paling hening dan bergerak dalam sejarah.
Dari Beasiswa Yahudi

Talmud Yahudi, yang dikumpulkan sekitar tahun 200 M, memuat bagian yang menyebutkan tokoh bernama Yeshu yang umumnya memiliki hubungan keluarga dengan Yesus. Hal yang sangat menarik mengenai sumber-sumber ini adalah bahwa sumber-sumber tersebut muncul dalam tradisi akademis murni dan tidak selalu terkait dengan literatur Kristen, dan dokumentasi tingkat penting sejarah lainnya ditawarkan berdasarkan paradigma budaya dan agama yang sama sekali berbeda.
Menjelaskan Kegelapan

Ada catatan sejarawan abad pertama, Thallus, yang mencoba menjelaskan kegelapan aneh yang terjadi sekitar tahun 33 M sebagai kejadian alami matahari. Dalam sejarah selanjutnya, Julius Africanus mengklaim bahwa Thallus sedang menjelaskan kegelapan yang diingat selama penyaliban. Meskipun teks asli Thallus telah hilang, dialog sejarah ini masih menjadi salah satu sumber sekuler awal paling menarik yang masih dipelajari para sarjana hingga saat ini.
Catatan Gempa

Catatan sejarah Phlegon, seorang sejarawan Yunani, sekitar tahun 137 M, memberi saya informasi tentang gerhana matahari dan gempa bumi yang tercatat pada masa pemerintahan Kaisar Tiberius. Para penulis Kristen mula-mula seperti cendekiawan Origenes secara eksplisit menyebut kisah Phlegon sebagai bukti kedekatan atas apa yang terjadi pada penyaliban. Di kalangan sejarawan di seluruh dunia, terdapat perdebatan ilmiah yang aktif mengenai korelasi pasti dari peristiwa-peristiwa yang tercatat.
Apa yang Sebenarnya Dikatakan Sejarah

Teologi Whitman menguap, dan seluruh sejarah menjadi begitu konsisten. Yesus dari Nazaret adalah makhluk hidup. Keberadaannya, eksekusinya di bawah Pilatus, dan gerakan besar yang terus meningkat jauh setelah kematiannya, diverifikasi secara independen oleh otoritas Romawi, komentator Yahudi, penulis Yunani, dan filsuf Suriah selama beberapa abad.




Comments are closed.