Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Misteri Terpecahkan. Mengapa Kucing Jarang Cedera Meski Terjatuh dari Ketinggian?

Misteri Terpecahkan. Mengapa Kucing Jarang Cedera Meski Terjatuh dari Ketinggian?

misteri-terpecahkan.-mengapa-kucing-jarang-cedera-meski-terjatuh-dari-ketinggian?
Misteri Terpecahkan. Mengapa Kucing Jarang Cedera Meski Terjatuh dari Ketinggian?
service

Hampir semua orang tahu bahwa kucing seolah punya kemampuan akrobatik alami untuk selalu mendarat dengan kaki. Namun, fenomena ini sebenarnya telah lama memicu perdebatan ilmiah karena secara fisik sulit bagi sebuah objek yang melayang untuk berputar tanpa tumpuan. Tim peneliti dari Universitas Yamaguchi di Jepang akhirnya berhasil memecahkan teka-teki ini melalui studi anatomi yang mendalam. Dalam laporan riset yang diterbitkan pada jurnal The Anatomical Record (2026), para ilmuwan mengungkapkan bahwa rahasia pendaratan sempurna ini bukan terletak pada kekuatan otot, melainkan pada desain unik tulang punggung kucing yang memiliki tingkat kelenturan berbeda antara bagian depan dan belakang. Temuan Riset Universitas Yamaguchi Untuk mengungkap mekanisme ini, tim peneliti melakukan serangkaian pengujian mekanis pada spesimen tulang belakang kucing guna mengukur ketahanan terhadap gaya putar. Selain itu, mereka menggunakan kamera berkecepatan tinggi untuk merekam gerakan kucing sehat saat terjatuh ke permukaan empuk dengan bantuan sensor pelacak pada bahu dan pinggul. Data riset tersebut menunjukkan bahwa tulang belakang kucing tidak memiliki fleksibilitas yang seragam. Bagian toraks atau punggung tengah ke atas ternyata memiliki tingkat kelenturan yang luar biasa. Riset ini menemukan adanya zona netral yang memungkinkan bagian tersebut berputar hampir bebas hingga 50 derajat dengan usaha minimal. Sebaliknya, tulang belakang bagian lumbar atau punggung bawah cenderung kaku dan berfungsi sebagai penyeimbang yang stabil. Bagaimana Tubuh Kucing Bekerja Saat Melayang Berdasarkan pengamatan tim dari Universitas Yamaguchi, kucing melakukan manuver yang disebut putaran berurutan. Pada tahap awal, kucing akan memutar kepala dan kaki depan ke arah tanah terlebih dahulu. Hal ini dimungkinkan karena bagian depan tubuh lebih…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.