Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kasus Kanker Ginjal Diprediksi Berlipat Ganda pada 2050, Ini Penyebab dan Kelompok Paling Berisiko

Kasus Kanker Ginjal Diprediksi Berlipat Ganda pada 2050, Ini Penyebab dan Kelompok Paling Berisiko

kasus-kanker-ginjal-diprediksi-berlipat-ganda-pada-2050,-ini-penyebab-dan-kelompok-paling-berisiko
Kasus Kanker Ginjal Diprediksi Berlipat Ganda pada 2050, Ini Penyebab dan Kelompok Paling Berisiko
service

Jakarta

Bunda, kanker ginjal merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, dan baik dokter maupun pembuat kebijakan perlu mempersiapkan diri menghadapi peningkatan tajam ini.

Sebuah studi yang diterbitkan di European Urology, mengungkap bahwa penyakit ini diperkirakan akan berlipat ganda pada 2050.

Faktor risiko gaya hidup seperti obesitas, merokok, kurang olahraga, diabetes, dan tekanan darah tinggi menjadi beberapa pendorong utama peningkatan tersebut di seluruh dunia dalam 24 tahun ke depan.

Dilansir dari laman Times of India, para peneliti menemukan bahwa sekitar 435.000 kasus kanker ginjal baru dan 156.000 kematian tercatat secara global pada 2022. Mereka mengatakan jika tren saat ini berlanjut, angka tersebut berpotensi berlipat ganda pada 2050.

Para peneliti menemukan perbedaan angka harapan hidup, dengan tingkat harapan hidup lima tahun bervariasi dari 40 persen hingga 75 persen, tergantung pada letak geografis dan akses terhadap perawatan.

Mereka juga mencatat bahwa sekitar 5 persen hingga 8 persen kanker ginjal bersifat herediter, terkait dengan mutasi pada gen tertentu.

Namun, lebih dari setengah kasus kanker ginjal di seluruh dunia disebabkan oleh faktor-faktor yang bisa dicegah, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit ginjal kronis, merokok, paparan lingkungan, dan kurangnya olahraga.

Para peneliti juga menekankan bahwa perubahan gaya hidup, seperti pengendalian berat badan, tekanan darah, pengelolaan gula darah, dan berhenti merokok dapat secara signifikan menurunkan risiko dan mencegah kanker.

“Perubahan gaya hidup seperti pengendalian berat badan, pengelolaan tekanan darah dan gula darah, dan terutama berhenti merokok, dapat secara signifikan menurunkan risiko. Ini adalah strategi pencegahan yang dapat membuat perbedaan nyata,” ujar penulis senior Alexander Kutikov, MD, FACS, Ketua Departemen Urologi di Fox Chase Cancer Center.

Tanda-tanda kanker ginjal

Kanker ginjal paling umum terjadi pada orang berusia antara 65 dan 74 tahun. Pria memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ini dibandingkan perempuan.

Mendeteksi gejala kanker ginjal sejak dini sangat penting untuk meningkatkan pilihan pengobatan dan hasil yang lebih baik.

Banyak orang akhirnya mengabaikan tanda-tanda peringatan kanker ginjal, yang mengakibatkan diagnosis terlambat dan pilihan pengobatan yang terbatas, yang berdampak negatif pada hasil pengobatan.

Berikut beberapa tanda kanker ginjal yang tidak boleh Bunda abaikan dan segera mencari pertolongan ke dokter:

  • Darah dalam urine
  • Benjolan atau pembengkakan di punggung, di bawah tulang rusuk, atau leher
  • Nyeri terus-menerus di antara tulang rusuk dan pinggang
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan

Sementara itu, ada juga gejala umum lainnya yang perlu Bunda perhatikan juga. Berikut di antaranya:

  • Penurunan berat badan
  • Suhu tinggi yang tidak kunjung hilang
  • Selalu merasa tidak enak badan
  • Berkeringat banyak, termasuk di malam hari
  • Anemia
  • Tekanan darah tinggi
  • Kalsium tinggi

Cara mengurangi risiko kanker ginjal

Dilansir dari laman Healthline, berikut beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk mengurangi risiko kanker ginjal.

1. Konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya serat

Para ahli berpendapat bahwa karotenoid dalam buah dan sayuran membantu memberikan perlindungan untuk menurunkan risiko kanker ginjal.

2. Mengendalikan tekanan darah

Dokter kesehatan sering meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah jika terlalu tinggi. Selain itu, ada juga perubahan gaya hidup yang dapat membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat.

Para profesional kesehatan sering merekomendasikan diet DASH untuk penderita tekanan darah tinggi.

Diet ini berfokus pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan daging tanpa lemak. Selain itu, diet DASH juga mengutamakan makanan rendah sodium dan tinggi kalium.

3. Pertimbangan tes skrining

Kanker ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala pada stadium awal. Tes skrining dapat membantu dokter mendeteksi kanker lebih dini ketika masih lebih mudah diobati.

Nah, itulah penjelasan terkait kasus kanker ginjal yang akan meningkat pada 2050 hingga pencegahannya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.