Fri,29 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. CSRA Catat Pendapatan Rp1,89 Triliun pada 2025, Meroket 77,1 Persen

CSRA Catat Pendapatan Rp1,89 Triliun pada 2025, Meroket 77,1 Persen

csra-catat-pendapatan-rp1,89-triliun-pada-2025,-meroket-77,1-persen
CSRA Catat Pendapatan Rp1,89 Triliun pada 2025, Meroket 77,1 Persen
service

KABARBURSA.COM – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) sukses mencatat pendapatan sebesar Rp1,89 triliun pada 2025, melonjak 77,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang senilai Rp1,07 triliun.

Manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan kenaikan tersebut disebabkan karena tingginya kwantitas penjualan CPO.

“Yang memiliki nilai tambah serta naiknya harga jual rata-rata yang diterima perusahaan,” tulis manajemen.

Laba kotor CSRA pada 2025 mencapai Rp657,23 miliar, naik 35,8 persen dibandingkan Rp483,86 miliar pada tahun lalu akibat dari peningkatan penjualan yang signifikan.

Sementara itu pada tahun lalu CSRA memperoleh laba bersih sebesar Rp272,56 miliar atau meningkat sebanyak 27,7 persencdibandingkan tahun lalu yaitu sebesar Rp213,36 miliar.

Namun, marjin bersih perusahaan menyusut menjadi 14,4 persen dibandingkan 20,1 persen pada tahun lalu. Manajemen menyebut, penurunan marjin bersih ini disebabkan oleh peningkatan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) luar dalam rangka strategi dalam mengoptimalkan utilisasi ketiga Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang dimiliki Perusahaan.

Adapun, posisi aset CSRA berada di Rp2,52 triliun, 12,0 persen, angka ini  lebih tinggi dari posisi 31 Desember 2024 di level Rp2,25 triliun.

“Sementara itu, total liabilitas perusahaan di FY25 sebesar Rp1,05 triliun, naik 10,7 persen dibandingkan dengan Rp952,72 miliar pada akhir tahun 2024 dan ekuitas sebesar Rp1,47 triliun atau naik 12,9 persen dibandingkan Rp1,29 triliun pada akhir tahun 2024,” tulis manajemen CSRA.

Di sisi lain, rasio utang bersih terhadap ekuitas pada 12M25 berada pada level 0,59x, turun dibandingkan level tahun 2024 sebesar 0,63x.

“Pencapaian ini didorong oleh strategi alokasi modal yang optimal serta neraca yang sehat untuk mendukung investasi pada sarana dan prasarana produksi,” sebut manajemen (*)
 

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.