Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Meluruskan Mitos Selaput Dara dan Standar Keperawanan Perempuan

Meluruskan Mitos Selaput Dara dan Standar Keperawanan Perempuan

meluruskan-mitos-selaput-dara-dan-standar-keperawanan-perempuan
Meluruskan Mitos Selaput Dara dan Standar Keperawanan Perempuan
service

Mubadalah.id – Selaput dara kerap dipahami secara sempit dan dilekatkan dengan berbagai penilaian terhadap perempuan. Padahal, secara medis, kondisi selaput dara sangat beragam dan tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran untuk menilai pengalaman maupun “keperawanan” perempuan.

Karena itu, penting untuk memahami fakta-fakta dasar mengenai selaput dara agar tidak terjebak pada anggapan yang keliru.

Ada beberapa keterangan penting yang mesti Anda ketahui tentang selaput dara:

Pertama, selaput dara bisa meregang, robek, dan sedikit mengeluarkan darah bila Anda melakukan pekerjaan berat, berolahraga, atau kegiatan-kegiatan lain. Bisa juga sobek bila Anda mengalami kecelakaan yang menyebabkan perenggangan selaput ini melebihi daya regangnya, misalnya bila Anda jatuh dari sepeda.

Kedua, selaput dara bisa sobek bila Anda melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya. Namun, seperti telah kita jelaskan sebelumnya, selaput dara yang sobek tidak selalu menandakan seorang perempuan “tidak perawan” lagi.

Ketiga, semua selaput dara berbeda-beda kondisinya pada tiap perempuan. Ada yang sangat rapuh dan mudah sobek, ada yang sangat kuat dan sulit robek. Bila selaput dara sangat “alot”, mungkin saja Anda melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya tanpa mengeluarkan darah dan selaput Anda masih tetap utuh.

Keempat, ada perempuan yang tidak memiliki selaput dara sama sekali. Dengan sendirinya, perempuan tersebut tidak akan mengalami robek atau pendarahan selaput akibat kegiatan berat, kecelakaan, ataupun hubungan seksual yang pertama.

Jadi, pandangan bahwa selaput dara menjadi ukuran “keperawanan” atau bahkan “kesucian” seorang perempuan tidak bisa kita terapkan begitu saja pada semua perempuan tanpa pandang bulu. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 61.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.