Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Mengapa Perempuan Mengalami Haid?

Mengapa Perempuan Mengalami Haid?

mengapa-perempuan-mengalami-haid?
Mengapa Perempuan Mengalami Haid?
service

Mubadalah.id – Sekitar satu kali tiap bulan, pada masa tahun-tahun suburnya, perempuan menjalani masa beberapa hari di mana ada cairan dari rahim yang mengalir lewat vaginanya. Peristiwa bulanan ini disebut haid, menstruasi, datang bulan, atau istilah-istilah lain yang sama artinya.

Haid adalah proses yang sehat dan wajar, bagian dari kesiapan tubuh perempuan untuk menyongsong kemungkinan terjadinya kehamilan. Di seluruh dunia, ada banyak istilah yang digunakan untuk menyebut haid.

Kebanyakan perempuan menganggap haid sebagai bagian yang normal dari kehidupan mereka. Tapi mereka sering tidak tahu mengapa haid datang, atau mengapa terjadi perubahan dalam siklusnya.

Siklus Bulanan

Setiap perempuan memiliki siklus (lingkaran, jadwal) yang berlainan dari perempuan lain. Siklus bulanan ini berawal dari hari pertama datangnya haid. Kebanyakan perempuan mendapat haid setiap 28 hari sekali, tapi ada juga yang selang 20 hari sudah mendapat lagi, dan ada yang jaraknya sampai 45 hari.

Selama siklus bulanan, jumlah hormon estrogan dan progesteron yang dihasilkan dalam indung telur berubah. Pada paruh pertama siklus ini, yang dihasilkan oleh indung telur sebagian besar adalah estrogen.

Estrogen ini menyebabkan tumbuhnya lapisan darah dan jaringan yang tebal di seputar dinding rahim. Tubuh perempuan membuat lapisan itu demi kemungkinan tumbuhnya janin: kalau terjadi pembuahan, janin akan mendapat “kasur” yang empuk di sepanjang rahim, yang akan melindunginya selama sembilan bulan lebih.

Di pertengahan siklus, ketika lapisan empuk itu sudah siap, indung telur melepas sebuah sel telur-peristiwa ini kita namakan ovulasi. Lewat saluran telur, masuklah sel itu ke dalam rahim. Pada saat itu perempuan subur dan bila berhubungan seks dengan lakilaki ada kemungkinan ia akan hamil. Kehamilan terjadi bila berlangsung pembuahan, yakni sel sperma laki-laki berpadu dengan sel telur perempuan.

Pada paruh kedua pada masa haidnya, yakni antara pertengahan sampai datang haid berikutnya, tubuh perempuan juga menghasilkan hormon progesteron. Progesteron menyiapkan rahim untuk kehamilan.

Tentu tidak setiap bulan lapisan empuk dalam rahim itu ia gunakan, karena sel telur tidak bertemu dengan sel sperma. Maka indung telur berhenti memproduksi estrogen dan progesteron, sementara lapisan di dinding rahim mulai luluh.

Kala lapisan itu keluar dari tubuh (yakni darah haid), sel telur yang tidak terbuahi ikut keluar juga. Inilah awal siklus haid yang baru. Sesudah menstruasi selesai, indung telur mulai membuat estrogen lagi, dinding rahim mulai terlapisi lagi, dan seterusnya. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 64.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.