Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Tolak Ketentuan Gencatan Senjata AS-Iran, Israel Serang Lebanon: Ratusan Orang Tewas

Tolak Ketentuan Gencatan Senjata AS-Iran, Israel Serang Lebanon: Ratusan Orang Tewas

tolak-ketentuan-gencatan-senjata-as-iran,-israel-serang-lebanon:-ratusan-orang-tewas
Tolak Ketentuan Gencatan Senjata AS-Iran, Israel Serang Lebanon: Ratusan Orang Tewas
service

Jakarta, NU Online

Lebanon menjadi bagian dari klausul yang diajukan untuk tidak diserang dalam kesepakatan gencatan senjata yang diajukan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun, setelah tercapai kesepakatan dengan moderasi dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Rabu (8/4/2026), Israel menolak klausul tersebut.

“Gencatan senjata dua minggu ini tidak mencakup Lebanon,” tulis Benjamin Netanyahu melalui akun X resmi Perdana Menteri Israel pada Rabu (8/6/2026).

Ia menegaskan akan terus bertindak dengan kekuatan penuh untuk menyerang Lebanon bagian utara.

“Saya bersikeras agar gencatan senjata sementara dengan Iran tidak mencakup Hizbullah. Dan kami terus menyerang mereka dengan keras,” katanya.

Al Jazeera melaporkan bahwa di hari yang sama, Israel menyerang Lebanon dan mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

“Bangunan-bangunan apartemen dan rumah-rumah di seluruh negeri dan seluruh ibukota telah diratakan dengan tanah,” demikian laporan Heidi Pett, jurnalis Al Jazeera, sebagaimana dikutip NU Online pada Jumat (10/4/2026).

Rumah sakit dan tim penyelamat dilaporkan kewalahan menangani ratusan korban yang terjebak di antara reruntuhan bangunan.

“Ratusan rumah rata dengan tanah, ribuan orang mengungsi, ratusan keluarga akan berduka atas orang-orang yang telah meninggal,” lanjutnya.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bertelepon langsung dengan Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam pada Kamis (9/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengutuk agresi berkelanjutan Israel terhadap Lebanon dan menyampaikan duka cita mendalam atas ratusan korban meninggal dalam serangan tersebut.

“Saya menegaskan kembali komitmen Pakistan untuk memajukan upaya perdamaian, termasuk memfasilitas dialog melalui pembicaraan mendatang Iran-AS di Islamabad,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, PM Nawaf menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PM Sharif. Ia juga memohon dukungan Pakistan untuk mengakhiri serangan Israel terhadap Lebanon dan rakyatnya.

“Sembari mengucapkan terima kasih kepada Shehbaz Sharif atas upaya perdamaian yang dilakukannya, Perdana Menteri Lebanon meminta dukungan Pakistan untuk segera mengakhiri serangan yang menargetkan Lebanon dan rakyatnya,” tulis kantor berita resmi Lebanon NNA

Melalui akun X-nya, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menegaskan komitmen dalam gencatan senjata yang mencakup Lebanon di dalamnya.

“Ketentuan gencatan senjata Iran-Amerika Serikat jelas dan tegas: AS harus memilih gencatan senjata atau perang berlanjut melalui Israel. tidak bisa keduanya sekaligus,” tulisnya.

“Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di lapangan AS, dan dunia sedang mengamati apakah ia akan bertindak sesuai komitmennya,” lanjutnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.