Sat,2 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Halal Bihalal PCNU Kota Malang: Dari Saling Memaafkan Menuju Penguatan Kebersamaan dan Harmoni Kota

Halal Bihalal PCNU Kota Malang: Dari Saling Memaafkan Menuju Penguatan Kebersamaan dan Harmoni Kota

halal-bihalal-pcnu-kota-malang:-dari-saling-memaafkan-menuju-penguatan-kebersamaan-dan-harmoni-kota
Halal Bihalal PCNU Kota Malang: Dari Saling Memaafkan Menuju Penguatan Kebersamaan dan Harmoni Kota
service

Malang, NU Online
Halal bihalal yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang Jawa Timur bukan sekadar tradisi pasca-Idul Fitri, tetapi menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali kebersamaan dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kampus STAIMA Al Hikam, Jalan Cengger Ayam, Kota Malang, Ahad (5/4/2026), dihadiri sekitar 500 Nahdliyin. Mereka terdiri dari pengurus ranting NU, MWCNU se-Kota Malang, jajaran PCNU, lembaga, badan otonom (Banom), serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Ketua pelaksana, Gus Edy Hayatullah, menegaskan bahwa halal bihalal ini memiliki makna lebih dalam daripada sekadar seremoni tahunan.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk merajut kembali kebersamaan dan kekeluargaan Nahdliyin.

“Momentum ini kita jadikan untuk menguatkan kembali kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara, khususnya Kota Malang,” ujarnya dikutip dari laman NU Online Jatim, Sabtu (11/4/2026).

Pesan serupa disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Ia mengapresiasi peran Nahdlatul Ulama dalam menjaga kebersamaan dan kedamaian kota yang majemuk. Menurutnya, kontribusi NU tidak hanya terasa dalam kehidupan sosial, tetapi juga dalam menjaga harmoni dan toleransi.

“Semua itu adalah hasil kerja sama yang baik antara Pemkot dan PCNU Kota Malang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, mengingatkan bahwa halal bihalal seharusnya tidak berhenti pada tradisi saling memaafkan. Lebih dari itu, momen ini harus menjadi titik awal untuk membangun kehidupan yang lebih damai dan penuh kebersamaan.

“Jadikan ini sebagai tonggak untuk mewujudkan Kota Malang yang aman, tenteram, penuh toleransi, dan kebersamaan yang kuat,” pesannya.

Penguatan nilai tasamuh (toleransi) juga menjadi penekanan penting dalam kegiatan ini. Di tengah keberagaman Kota Malang, sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan dinilai sebagai kunci utama menjaga keutuhan sosial.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.