Wed,6 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Bung Ferry kecewa laga Persija vs Persib gagal digelar di Jakarta

Bung Ferry kecewa laga Persija vs Persib gagal digelar di Jakarta

bung-ferry-kecewa-laga-persija-vs-persib-gagal-digelar-di-jakarta
Bung Ferry kecewa laga Persija vs Persib gagal digelar di Jakarta
service

Jakarta (ANTARA) – Ketua panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta Ferry Indrasjarief mengaku sangat kecewa Macan Kemayoran kembali gagal menggelar laga kandang melawan Persib Bandung di Jakarta, setelah keputusan pemindahan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

“Kecewa sekali, padahal kita sudah berupaya bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kita sudah bagus. Boleh dibilang selama musim ini kita tidak ada kejadian apa pun yang berarti sehingga membuat PSSI ataupun liga khawatir dengan kondisi ini,” kata pria yang akrab disapa Bung Ferry itu ketika ditemui awak media termasuk ANTARA di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu.

Laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 itu tidak bisa digelar di Jakarta setelah pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian, sehingga operator liga I.League memutuskan memindahkan pertandingan ke Segiri dengan waktu sesuai jadwal yakni Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB.

Ferry mengaku pihaknya mendapat keterangan dari pihak kepolisian bahwa terdapat kekhawatiran gangguan keamanan pasca perayaan Hari Buruh 1 Mei.

“Tadi sudah dibilang ya bahwa setelah May Day ada indikasi akan ada lagi, kemungkinan mereka khawatir seperti itu,” katanya.

“Kemarin ada kejadian di Bandung kan, ada seratus orang lebih yang ditangkap. Mungkin dari hasil interogasi itu mereka menganggap bahwa Jakarta rawan,” ujar dia menambahkan.

Sebelum diputuskan digelar di Samarinda, Bung Ferry menyebut pihak liga menyediakan dua opsi bahwa laga ini bisa digelar di Jepara atau Surabaya.

Ia kemudian memilih opsi di Surabaya karena mudahnya akses dari Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo. Setelah memilih Surabaya, Ferry berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk panitia pelaksana laga Persebaya Surabaya hingga Bonek Mania, yang semuanya mengatakan kesiapan untuk membantu terselenggaranya laga Persija melawan Persib di Kota Pahlawan.

Namun, pilihan bermain di Surabaya dibatalkan setelah Bung Ferry mengetahui bahwa jika laga masih dimainkan di Pulau Jawa, akan digelar tanpa penonton.

Baca juga: Persija diinstruksikan jamu Persib di Samarinda

Baca juga: PSSI beri lampu hijau laga Persija vs Persib digelar di SUGBK

Pilihan venue pertandingan pun selanjutnya mengarah ke Bali, namun Stadion Kapten I Wayan Dipta tak bisa dipakai karena digunakan tim tuan rumah Bali United untuk menjamu Borneo FC satu hari setelah laga Persija menghadapi Persib. Dari sini, opsi Stadion Segiri itu pun muncul.

“Kalau kita pakai tanggal 10 (Mei) mereka nggak bisa, ada OT (official training). Nah, saya tanya sama pihak Bali, ‘Kalian tanding sama siapa?’ Tanding sama Borneo. Oh, berarti Borneo nggak dipakai dong stadionnya? Itulah kemudian pertimbangannya saya coba izin untuk coba kontak Borneo,” katanya.

Bung Ferry pun mengatakan pihaknya mendapatkan kerugian dari perpindahan venue laga kandang ini ke Samarinda. Selain dari segi finansial, kerugian juga dikatakan Bung Ferry datang dari sisi suporter yang kembali tak merasakan tim kesayangannya bertanding melawan musuh bebuyutan Persib di Jakarta selama tujuh tahun lamanya.

Terakhir kali Persija melawan Persib di Jakarta adalah pada tahun 2019 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Kami kecewa sekali, tapi memang kayaknya harus dipikirkan untuk ke depannya kita harus bikin jadwal yang di mana pertandingan Persija-Persib itu jangan yang bulan-bulan krusial kayak gini,” katanya.

Saat ini, Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 65 poin, terpaut tujuh poin dari Persib di puncak klasemen. Dengan tiga laga tersisa, Persija masih mempunyai peluang untuk juara, syarat pertama adalah mereka mengalahkan Persib di laga nanti dan di laga lainnya Borneo gagal menang melawan Bali.

Selanjutnya, mereka harus memenangkan dua laga terakhir, dengan berharap Persib dan Borneo menelan kekalahan hingga laga terakhir.

Baca juga: Beckham Putra tak sabar jalani laga klasik lawan Persija di SUGBK

Baca juga: Borneo FC tekuk Persita 2-0, tempel Persib di puncak klasemen

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.