Ringkasan Berita:
- Polisi masih menelusuri identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan tambak Benowo, Surabaya.
- Tulang belulang korban saat ini menjalani autopsi di RS Bhayangkara.
- Tim Inafis Polrestabes Surabaya telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.
- Hingga kini, penyebab kematian dan identitas korban masih dalam penyelidikan.
Surabaya (beritajatim.com) – Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan kerangka manusia di area tambak Jalan Sememi Kidul, Benowo, Surabaya, yang menggegerkan warga pada Kamis malam, 7 Mei 2026.
Saat ini, tulang belulang korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi guna mengungkap identitas serta penyebab kematian.
“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tulang belulang yang ditemukan kemarin. Kami sedang berupaya mengidentifikasi identitasnya dengan autopsi,” kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Hadi Ismanto.
Selain autopsi, Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan.
Fokus utama penyelidikan saat ini adalah memastikan identitas korban sekaligus mengungkap faktor yang menyebabkan kematian.
“Kami sedang bekerja maksimal nanti ketika sudah jelas akan kami sampaikan ke masyarakat,” pungkas Hadi.
Sebelumnya, warga di kawasan Jalan Sememi Kidul Nomor 1, Benowo, Surabaya, dikejutkan dengan penemuan sesosok kerangka manusia dalam kondisi mengering di tengah semak-semak area tambak ikan.
Kerangka yang diduga berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa identitas.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat serta petugas Command Centre 112 BPBD Kota Surabaya.
Menindaklanjuti laporan yang diterima sekitar pukul 22.56 WIB, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan awal.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan petugas tidak menemukan dokumen identitas apa pun saat proses identifikasi awal dilakukan.
“Kami segera mengerahkan petugas ke lokasi setelah menerima laporan. Saat ini, kerangka telah dievakuasi menggunakan ambulans ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Soetomo,” ujar Linda, dikutip Sabtu (8/5/2026).
Selain proses evakuasi, petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan terkait penemuan kerangka tersebut guna mengungkap misteri di balik kematian korban. [ang/beq]





Comments are closed.