Tulungagung (beritajatim.com) – Lapas Kelas IIB Tulungagung menggelar razia gabungan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Mereka melakukan razia ke seluruh blok yang dihuni oleh warga binaan. Tak hanya itu petugas juga melakukan tes urine. Selain warga binaan, tes urine juga dilakukan untuk seluruh petugas Lapas.
Kalapas Kelas IIB Tulungagung, Muhammad Kurnia, mengatakan dalam razia ini petugas menemukan sejumlah barang yang seharusnya tidak berada di dalam kamar hunian warga binaan. Sejumlah barang seperti palu, sendok, kartu remi, korek api, sarung yang dipilin, hingga kaca dan botol parfum diamankan petugas. Barang tersebut masuk kategori terlarang karena berpotensi mengganggu keamanan di dalam lapas.
“Ada sejumlah temuan seperti palu, sendok, kartu remi, korek, sarung yang dipilin, kaca dan beberapa barang lainnya yang memang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar warga binaan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Seluruh barang hasil razia langsung disita petugas untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara terkait pemilik barang, pihak lapas masih melakukan pendalaman. Barang temuan seperti kartu remi turut disita karena berpotensi menjadi ajang perjudian di dalam Lapas, sehingga berpotensi menimbulkan tindak pidana atau bahkan mengganggu Kamtibmas
“Untuk pemiliknya masih kami dalami. Jika nantinya ditemukan pelanggaran serius, tentu akan ada sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Tak hanya melakukan razia kamar hunian, pihak lapas juga menggelar tes urine terhadap lebih dari 400 warga binaan. Pemeriksaan juga dilakukan kepada petugas internal Lapas Tulungagung. Hasilnya, seluruh warga binaan maupun petugas dinyatakan negatif narkoba.
“Kami juga melakukan tes urine kepada warga binaan dan petugas internal. Hasilnya tidak ditemukan yang positif narkoba,” tuturnya.
Menurutnya, razia semacam ini rutin dilakukan baik secara internal maupun bersama aparat penegak hukum lainnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
“Ini rutin kami lakukan sesuai arahan pimpinan untuk memastikan situasi kamtibmas di dalam lapas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. [nm/but]





Comments are closed.