KABARBURSA.COM – Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) bergerak liar sepanjang Mei 2026. Di balik euforia peluncuran jaringan internet murah (IRA – Internet Rakyat) milik Hashim Djojohadikusumo, arus dana asing bergerak sangat agresif, bergantian masuk dan keluar dalam nominal besar.
Mengutip data perdagangan Stockbit, WIFI sempat menjadi salah satu saham dengan aliran dana asing terbesar pada pekan kedua Mei 2026. Bahkan pada perdagangan 5 Mei 2026, net foreign buy WIFI tercatat mencapai Rp8,54 miliar dengan nilai beli asing Rp11,16 miliar. Sementara, asing hanya melepas Rp2,62 miliar saham.
Arus akumulasi asing kembali muncul pada 11 Mei 2026, ketika WIFI ditutup di level 2.260. Pada hari itu, dana asing masuk bersih mencapai Rp6,74 miliar dengan total foreign buy Rp11,01 miliar, jauh di atas foreign sell Rp4,27 miliar.
Pergerakan tersebut sempat mendorong harga WIFI bertahan di area psikologis 2.200 hingga 2.300. Namun, tekanan mulai muncul setelah saham ini gagal mempertahankan momentum penguatan.
Pada 12 Mei 2026, asing langsung membalik posisi dengan net foreign sell Rp3,54 miliar. Tekanan berlanjut pada 13 Mei 2026 dengan pelepasan asing Rp415,69 juta, meski harga saham masih bertahan di level 2.250.
Menariknya, akumulasi kembali muncul pada 18 Mei hingga 22 Mei 2026. Pada periode tersebut, asing tercatat memborong saham WIFI secara bertahap dengan net buy Rp1,49 miliar pada 18 Mei, Rp3,08 miliar pada 20 Mei, Rp1,99 miliar pada 21 Mei, dan Rp1,60 miliar pada 22 Mei.
Peluncuran IRA – Internet Rakyat
Momentum itu beriringan dengan pengumuman dan peluncuran IRA – Internet Rakyat oleh anak usaha WIFI, PT Telemedia Komunikasi Pratama. Program tersebut menjadi salah satu proyek ekspansi digital paling agresif yang sedang dijalankan SURGE untuk penetrasi fixed broadband murah di berbagai wilayah Indonesia.
Seperti diberitakan KabarBursa.com sebelumnya, Direktur Utama Telemedia sekaligus Direktur SURGE Shannedy Ong, mengatakan akses internet kini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat sehingga layanan broadband harus semakin mudah dijangkau.
“IRA – Internet Rakyat merupakan wujud komitmen kami menghadirkan internet fixed broadband berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Shannedy dalam keterangan resmi, Selasa, 26 Mei 2026.
Meski begitu, peluncuran proyek besar tersebut belum sepenuhnya mampu menahan tekanan jual di pasar. Setelah sempat menyentuh level tertinggi 2.330 pada 11 Mei dan 2.290 pada 12 Mei, saham WIFI mulai bergerak turun tajam.
Pada 19 Mei 2026, WIFI anjlok 5,58 persen ke level 2.030 disertai net foreign sell Rp1,12 miliar. Tekanan makin terasa pada 25 Mei ketika saham turun 3,77 persen ke level 2.040 dengan dana asing keluar Rp1,42 miliar.
Puncaknya terjadi pada perdagangan 26 Mei 2026. Di hari yang sama dengan publikasi peluncuran IRA Regional-1, saham WIFI ditutup melemah 1,47 persen ke level 2.010 dengan net foreign sell Rp82,89 juta.
Jika ditarik sepanjang Mei 2026, pola transaksi asing di WIFI terlihat sangat aktif dengan karakter keluar-masuk cepat. Asing sempat mengoleksi besar di area bawah 2.000 hingga mendorong saham naik ke atas 2.300, namun setelah itu mulai melakukan distribusi bertahap saat harga gagal melanjutkan reli.
Dari sisi transaksi, aktivitas WIFI juga tergolong tinggi. Nilai perdagangan harian beberapa kali menembus Rp50 miliar dengan frekuensi mencapai lebih dari 5.000 kali transaksi per hari, menandakan saham ini masih menjadi arena perdagangan aktif di tengah sentimen ekspansi internet rakyat.
Secara teknikal, area 2.000 kini menjadi level psikologis penting WIFI setelah beberapa kali diuji dalam sepekan terakhir. Sementara area 2.100 hingga 2.160 menjadi zona yang mulai dipenuhi tekanan jual setelah reli cepat pada awal Mei gagal berlanjut.(*)
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.





Comments are closed.