Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Tafsir Surat Al-Nisa: 66, Ayat untuk Delegasi Lebanon saat Melayat Ali Khamanei

Tafsir Surat Al-Nisa: 66, Ayat untuk Delegasi Lebanon saat Melayat Ali Khamanei

tafsir-surat-al-nisa:-66,-ayat-untuk-delegasi-lebanon-saat-melayat-ali-khamanei
Tafsir Surat Al-Nisa: 66, Ayat untuk Delegasi Lebanon saat Melayat Ali Khamanei
service

Arina.id – Perwakilan pemerintah Lebanon turut terekam dalam acara penghormatan terakhir jasad mendiang pimpinan otoritas tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei di Grand Mosalla Tehran. Delegasi yang terlihat adalah Menteri Pertahanan Lebanon, Michel Menassa. Selain itu datang juga perwakilan dari Hizbullah, Mahmoud Qomati, dan Mohammed Fneish.

Sebagaimana delegasi lainnya, Michel Menassa dibacakan ayat Al-Qur’an ketika berdiri di hadapan jenazah mendiang Ali Khamenei. Mahmoud Qomati dibacakan surat surat al-Maidah ayat 55-56 dan Mohammed Fneish dibacakan surat Ali Imran ayat 139-140. Sedangkan Menassa dibacakan surat al-Nisa ayat 66. Berikut ayatnya:

وَلَوْ اَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِمْ اَنِ اقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ اَوِ اخْرُجُوْا مِنْ دِيَارِكُمْ مَّا فَعَلُوْهُ اِلَّا قَلِيْلٌ مِّنْهُمْ ۗوَلَوْ اَنَّهُمْ فَعَلُوْا مَا يُوْعَظُوْنَ بِهٖ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ وَاَشَدَّ تَثْبِيْتًاۙ 

Artinya: “Seandainya Kami perintahkan kepada mereka (orang-orang munafik), “Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampung halamanmu,” niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Seandainya mereka melaksanakan pengajaran yang diberikan kepada mereka, sungguh itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).”

Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani dalam Marah Labid li Kaysfi Ma’nal Qur’anil Majid [Beirut: Darul Kutub Ilmiyah, vol. 1, hlm. 207.] mencatat beberapa asbabun nuzul ayat ini, di antaranya adalah kisah perdebatan antara Tsabit bin Qays bin Syammas al-Anshari dengan seorang pria Yahudi yang berkata: “Musa memeritahkan kami untuk bunuh diri, dan kami terima perintah itu, sedangkan Muhammad memerintahkan kalian untuk perang, tetapi kalian membenci perintah itu”. Tsabit menjawab “hai kau! Jika Nabi Muhammad memerintahku untuk bunuh diri, maka akan aku lakukan.”

Ayat ini menurut al-Bantani bermakna menyinggung prilaku orang-orang munafik yang diingatkan agar mereka sadar dan bertaubat dengan menggunakan perbandingan Bani Israel, umat Nabi Musa yang bertobat dengan bunuh diri atau terusir dari tanah kelahiran setelah melakukan dosa menyembah anak sapi. Dan pada kenyatannya, Al-Qur’an sudah menyebut bahwa mereka tidak akan sanggup, kecuali hanya segelintir orang. Sehingga peringatan kepada mereka hanya mentaati aturan-aturan Allah dengan sepenuh hati.

Fakhruddin Muhammad bin Umar al-Razi dalam Mafatihul Ghayb [Beirut: Dar Ihya Turats Arabi, vol. 10, hlm. 129.] mencatat penafsiran ayat tersebut sebagai berikut:

وَالْمَعْنَى أَنَّا لَوْ شَدَّدْنَا التَّكْلِيفَ عَلَى النَّاسِ، نَحْوَ أَنْ نَأْمُرَهُمْ بِالْقَتْلِ وَالْخُرُوجِ عَنِ الْأَوْطَانِ لَصَعُبَ ذَلِكَ عَلَيْهِمْ وَلَمَا فَعَلَهُ إِلَّا الْأَقَلُّونَ، وَحِينَئِذٍ يَظْهَرُ كُفْرُهُمْ وَعِنَادُهُمْ، فَلَمَّا لَمْ نَفْعَلْ ذَلِكَ رَحْمَةً مِنَّا عَلَى عِبَادِنَا بَلِ اكْتَفَيْنَا بِتَكْلِيفِهِمْ فِي الْأُمُورِ السَّهْلَةِ، فَلْيَقْبَلُوهَا بِالْإِخْلَاصِ وَلْيَتْرُكُوا التَّمَرُّدَ وَالْعِنَادَ حَتَّى يَنَالُوا خَيْرَ الدارين

Artinya: “Artinya adalah: Sesungguhnya aku (Allah) jika aku ketatkan taklif kepada manusia, seperti aku memerintahkan mereka untuk bunuh diri dan terusir dari negara mereka, niscaya mereka akan merasa keberatan, dan tidak akan dilaksanakan kecuali hanya segelintir orang, dan ketika itulah kekufuran dan penentangan mereka akan nampak. Ketika hal itu tidak aku lakukan karena belas kasihku kepada hamba-hambaku, aku cukupkan dengan membebani mereka dengan hal-hal yang mudah, maka hendaknya mereka menerimanya dengan keikhlasan, dan hendaknya mereka meninggalkan kedurhakaan dan perlawanan itu hingga mereka mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.”

Ayat yang dibacakan kepada delegasi Hizbullah baik Mahmoud Qomati maupun Mohammed Fneish terkesan mengindikasikan pesan tersirat terkait motivasi dan semangat agar tetap teguh dan tegar dalam perjuangan menghadapi serangan Zionis Israel. Sedangkan ayat yang dibacakan kepada delegasi resmi pemerintah Lebanon, Michel Menassa justru terkesan tidak menyinggung perjuangan.

Jurnalis Inggris berkebangsaan Iran sekaligus kontributor media Iran International, Maryam Sinaiee mengomentari makna tersirat ayat tersebut dalam tulisannya di laman irnintl.com sebagai berikut:

The Lebanese state delegation heard a verse suggesting that following divine guidance and making sacrifices in God’s cause would have been better for them.” (Delegasi negara Lebanon mendengar sebuah ayat yang menyiratkan pesan bahwa mengikuti petunjuk Tuhan dan berkorban di jalan-Nya akan jauh lebih baik bagi mereka.)

Ayat tersebut bisa saja dipahami sebagai bentuk sindiran keras Iran kepada pemerintah resmi Lebanon agar mereka mendukung perjuangan Hizbullah dalam perang melawan Zionis Israel yang hingga kini masih belum mereda. 

Ayat tersebut juga bisa dipahami sebagai bentuk diplomasi politik Iran yang menyiratkan pesan terkait posisi Iran dalam konflik Hizbullah-Israel, bahwa Iran mendukung penuh gerakan perjuangan Hizbullah dan Iran mengharapkan pemerintah Lebanon juga turut serta mendukungnya. Wallahu a’lam.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.