Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Rumah Janda di Kediri Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Dibakar Mantan Suami

Rumah Janda di Kediri Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Dibakar Mantan Suami

rumah-janda-di-kediri-terbakar,-polisi-selidiki-dugaan-dibakar-mantan-suami
Rumah Janda di Kediri Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Dibakar Mantan Suami
service

Ringkasan Berita

Rumah milik Erma Puspita (37) di Dusun Mangunrejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri terbakar pada Kamis (16/7/2026) dini hari.

Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan rumah, seluruh perabotan, dan satu unit sepeda motor Honda PCX dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu aksi pembakaran oleh mantan suami korban, namun dugaan tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Tim Damkar Kabupaten Kediri berhasil memadamkan api setelah berjibaku lebih dari dua jam.

Kediri (beritajatim.com) – Sebuah rumah milik Erma Puspita (37) di Dusun Mangunrejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, ludes terbakar pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian bangunan rumah, seluruh perabotan, serta satu unit sepeda motor Honda PCX.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB itu diduga dipicu unsur kesengajaan. Namun hingga kini, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Warga Berusaha Padamkan Api Sebelum Damkar Datang

Tetangga korban, Narko (38), mengaku terbangun setelah mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban.

“Waktu saya istirahat, saya mendengar suara riuh dan suara minta tolong dari sebelah sekitar pukul 01.30 WIB. Saat keluar sudah ada api tapi masih kecil. Kami mencari air, tetapi air di rumah korban sudah mati. Akhirnya mengambil air dari rumah warga sambil menunggu damkar,” ujarnya.

Meski warga berusaha memadamkan api secara swadaya, kobaran api dengan cepat membesar hingga melahap bagian depan rumah.

Saat kejadian, korban diketahui tinggal bersama dua anaknya yang masih bersekolah, masing-masing di jenjang SD dan SMK.

Damkar Berjibaku Lebih dari Dua Jam

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 02.05 WIB.

Tim Damkar Pos Pare kemudian diberangkatkan tiga menit berselang dan tiba di lokasi sekitar pukul 02.20 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter beserta enam personel.

Petugas membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk mengendalikan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.

Dugaan Dibakar Mantan Suami Masih Diselidiki

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu aksi mantan suami korban yang datang ke rumah sebelum peristiwa terjadi.

“Kebakaran tersebut diduga dilakukan dengan sengaja oleh mantan suami, yang datang ke lokasi sebelum kebakaran terjadi. Sebelum kejadian, yang bersangkutan diduga menyiram bahan bakar minyak ke sepeda motor sehingga api dengan cepat membesar dan membakar sebagian bangunan rumah,” terang Kaleb.

Meski demikian, dugaan tersebut masih bersifat awal dan belum menjadi kesimpulan hukum.

Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono membenarkan bahwa kasus tersebut masih ditangani penyidik.

“Masih berproses,” ujar AKP Didik Suryono saat dikonfirmasi.

Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp200 juta.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran sekaligus memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. [nm/but]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.