Sat,30 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Tanda-tanda Ibu Alami Burnout saat Menyusui Si Kecil

Tanda-tanda Ibu Alami Burnout saat Menyusui Si Kecil

tanda-tanda-ibu-alami-burnout-saat-menyusui-si-kecil
Tanda-tanda Ibu Alami Burnout saat Menyusui Si Kecil
service

Jakarta

Menyusui mungkin terlihat ringan tetapi sebenarnya sangat melelahkan dan bisa membuat busui stres. Simak tanda-tanda ibu alami burnout saat menyusui Si Kecil.

Bagi ibu baru, momen menyusui di awal-awal mungkin sangat membahagiakan. Namun seiring adaptasinya dan berbagai kendala yang mengirinya, rasa lelah dan stres pun menghampiri. Tak jarang, busui jadi merasa terbebani karena proses menyusui tak semudah yang dilihat dan dibayangkan sebelumnya.

Mengutip dari laman Ndtv, menyusui sering digambarkan sebagai pengalaman natural yang memberikan banyak manfaat. Tetapi bagi para ibu baru, hal tersebut ternyata dapat melelahkan secara fisik dan bahkan membebani secara emosional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut sebuah studi dalam journal Clinical Therapeutics bahwa breastfeeding burnout merupakan masalah nyata yang dapat berkembang ketika tuntutan menyusui yang konstan, kurang tidur, rasa sakit, stres, dan kurangnya dukungan menyusui mulai memengaruhi kenyamanan fisik dan mental seorang ibu.

Meskipun banyak perempuan yang merasa tertekan untuk terus menyusui di tengah rasa lelah yang dirasakannya, dokter menekankan bahwa kesehatan ibu sama pentingnya bagi bayi dan juga ibu sendiri. Karenanya, mengenal tanda-tanda breastfeeding burnout dan mencari dukungan tepat waktu dapat membantu mencegah burnout yang lebih parah, kecemasan, dan tekanan emosional selama periode pasca persalinan.

Breastfeeding burnout atau kelelahan saat menyusui mengacu pada kelelahan emosional, fisik, dan mental yang terkait dengan tuntutan menyusui dan perawatan bayi baru lahir. Hal ini dapat terjadi ketika ibu merasakan beberapa hal berikut:

1. Terus menerus kelelahan
2. Kewalahan dengan jadwal menyusui
3. Kelelahan secara emosional
4. Tidak dapat beristirahat atau pulih dengan baik

Para ahli mengatakan kondisi ini bukanlah diagnosis medis tetapi semakin diakui sebagai masalah kesehatan ibu yang penting. Untuk itu, permasalahan ini menjadi prioritas yang perlu dijaga bagi setiap ibu selama fase menyusui mereka.

Tanda-tanda ibu alami burnout saat menyusui

Menurut sebuah studi di the International Journal of Molecular Sciences, bahwa ada beberapa tanda-tanda jika ibu mengalami burnout saat menyusui lho, Bunda. Berikut ini beberapa tandanya:

1. Kelelahan ekstrem meskipun beristirahat 
2. Merasa cemas atau kewalahan secara emosional selama menyusui
3. Mudah tersinggung
4. Sering menangis
5. Nyeri fisik saat menyusui
6. Kesulitan menjalin bonding dengan bayi karena kelelahan
7. Merasa bersalah, terjebak, atau mati rasa secara emosional

Dalam beberapa kasus, burnout ini dapat tumpang tindih dengan gejala depresi pasca persalinan atau postpartum anxiety. Ada baiknya, Bunda konsultasikan hal ini dengan dokter untuk mengetahui lebih jelasnya terkait gangguan yang Bunda alami.

Penyebab burnout saat menyusui

Ada banyak penyebab yang bisa melatari seseorang mengalami burnout saat menyusui ya, Bunda. Beberapa faktor yang dapat berkontribusi, di antaranya sebagai berikut:

1. Sering menyusui di malam hari dan kurang tidur
2. Tekanan untuk menyusui secara eksklusif
3. Kurangnya dukungan keluarga atau sosial
4. Kesulitan menyusui atau perlekatan yang menyakitkan
5. Perubahan hormonal setelah melahirkan
6. Ekspektasi yang tidak realistis seputar peran sebagai ibu

Para ahli mengatakan tekanan media sosial dan narasi pengasuhan yang ideal juga dapat memperburuk perasaan bersalah atau ketidakmampuan para ibu dalam mengasuh anaknya.

Penting Bunda ketahui bahwa burnout bukan sekadar gangguan emosional semata tetapi juga memengaruhi fisik ibu. Adapun gejala fisik yang biasanya turut muncul di antaranya sebagai berikut:

1. Sakit kepala
2. Nyeri badan
3. Nafsu makan berkurang
4. Kesulitan berkonsentrasi
5. Kelelahan kronis
6. Stres dan kelelahan

Kapan busui perlu mencari bantuan profesional?

Terkait gangguan burnout saat menyusui, para busui disarankan mencari dukungan profesional dari dokter jika mengalami gejala berikut:

1. Burnout saat menyusui berlangsung lebih dari dua minggu
2. Mengganggu fungsi sehari-hari
3. Menyebabkan kesedihan yang parah
4. Memengaruhi tidur, makan, atau bonding dengan bayi

Cara mengurangi tekanan burnout saat menyusui

Gangguan burnout saat menyusui memang sangat membuat tidak nyaman serta mengganggu jalannya menyusui. Beberapa strategi berikut bisa membantu mengatasinya ya, Bunda:

1. Berbagi tanggung jawab perawatan bayi
2. Memprioritaskan istirahat singkat
3. Meminta dukungan emosional
4. Mencari bantuan sejak dini untuk masalah perlekatan atau pemberian ASI

Para ahli mengatakan jika para ibu menyusui harus menghindari mencoba ‘memaksakan diri’ menghadapi kelelahan parah sendirian. Ingatlah bahwa burnout saat menyusui merupakan tantangan yang nyata dan sering kali diabaikan banyak ibu selama periode pasca persalinan.

Dokter mengatakan bagi para busui untuk mengenali tanda-tanda emosional dan fisik sejak dini, meminta bantuan, dan memprioritaskan kesehatan ibu di mana penting bagi ibu dan juga bayi. Sebab, pengasuhan yang sehat bukan cuma merawat bayi baru lahir tetapi juga perawatan bagi ibu. Sehingga, penting bagi para ibu memberikan treatment bagi diri sendiri agar sesi menyusui tetap menyenangkan dan mereka terhindar dari kondisi burnout di fase tersebut.

Itulah tanda-tanda ibu alami burnout saat menyusui Si Kecil. Semoga Bunda dan Si Kecil selalu sehat, bahagia, dan proses menyusuinya makin nyaman setiap hari.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.