Tue,2 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Benarkah Kucing Takut pada Timun Karena Dikira Ular? Ini Kata Ilmuwan

Benarkah Kucing Takut pada Timun Karena Dikira Ular? Ini Kata Ilmuwan

benarkah-kucing-takut-pada-timun-karena-dikira-ular?-ini-kata-ilmuwan
Benarkah Kucing Takut pada Timun Karena Dikira Ular? Ini Kata Ilmuwan
service

Video kucing yang melompat ketakutan saat melihat timun di belakangnya menjadi salah satu konten viral terbesar di media sosial beberapa waktu lalu. Formatnya selalu sama: pemilik kucing diam-diam meletakkan timun di belakang kucing mereka yang sedang makan, lalu merekam reaksinya. Ketika kucing berbalik, mereka melompat, berlari, atau berjingkat menjauh dengan tubuh tegang. Video-video ini ditonton jutaan kali, dikomentari ribuan orang, dan dibagikan sebagai hiburan semata. Ribuan komentar bertanya hal yang sama: mengapa makhluk piaraan tersebut bereaksi begitu dramatis terhadap Timun? Apakah kucing memang memiliki ketakutan alami terhadap timun? Teori paling populer selama bertahun-tahun adalah kucing mengira timun sebagai ular. Penjelasan ini terdengar logis: timun berbentuk panjang dan silindris, mirip dengan bentuk tubuh reptil. Con Slobodchikoff, ahli perilaku hewan dari Northern Arizona University, pernah menyebut timun cukup mirip ular untuk memicu insting takut pada kucing. Namun, penelitian terbaru menunjukkan teori ini kurang akurat. Kucing tidak mengenali timun sebagai ular. Menurut para peneliti perilaku kucing terkini, reaksi viral itu sebenarnya  murni tentang kejutan dan respons kaget otomatis yang oleh ilmuwan disebut “startle reflex” yang terjadi dalam 18-22 milidetik, jauh lebih cepat dari pemikiran sadar kucing. Dr. Pamela Perry, ilmuwan dari Cornell Feline Health Center bahkan menegaskan bahwa kucing tidak memiliki ketakutan alami terhadap ular, dan beberapa kucing justru dikenal memburunya. Yang terjadi adalah  kucing sedang tenang, makan dengan percaya diri, ketika tiba-tiba ada  objek asing yang muncul di sudut pandang mereka tanpa peringatan. Otak kucing tidak punya waktu untuk mengidentifikasi apa itu timun. Sistem pertahanan diri mereka langsung mengaktifkan respons fight-or-flight, respons bertahan hidup…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.