Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Hanya Sekitar 50 Individu yang Tersisa, Spesies Paus Terbaru di Dunia Sudah Kritis

Hanya Sekitar 50 Individu yang Tersisa, Spesies Paus Terbaru di Dunia Sudah Kritis

hanya-sekitar-50-individu-yang-tersisa,-spesies-paus-terbaru-di-dunia-sudah-kritis
Hanya Sekitar 50 Individu yang Tersisa, Spesies Paus Terbaru di Dunia Sudah Kritis
service

Paus Rice (Balaenoptera ricei) adalah spesies paus balin terbaru yang baru diakui pada 2021 setelah ditemukan di Florida, namun kini hanya tersisa sekitar 50 individu di alam liar dan berstatus kritis. Spesies ini hidup menetap di Teluk Meksiko, memiliki habitat sangat sempit, dan terancam oleh tumpahan minyak, tabrakan kapal, kebisingan bawah laut, serta aktivitas industri minyak dan perikanan. Upaya konservasi berjalan lambat karena tarik-menarik kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara ilmuwan memperingatkan spesies ini bisa punah dalam waktu kurang dari 50 tahun jika tidak ada perlindungan kuat.   Seekor paus sepanjang sebelas meter terdampar di pantai Florida pada Januari 2019. Bagi warga setempat, kejadian itu tampak biasa. Namun bagi ilmuwan kelautan, temuan tersebut menjadi awal dari penemuan besar. Paus yang tampak seperti Bryde’s whale ini ternyata menyimpan rahasia penting tentang keanekaragaman laut dalam. Setelah kerangkanya dibawa ke Smithsonian National Museum of Natural History, para peneliti melakukan serangkaian pemeriksaan morfologi dan uji genetik. Hasilnya mengejutkan. Ciri tulang tengkorak dan kode genetiknya berbeda dari semua spesies paus yang pernah dikenal. Proses analisis memakan waktu hampir dua tahun, melibatkan kolaborasi para ahli mamalia laut dari Amerika Serikat dan beberapa negara lain. Dari sana terungkap bahwa paus yang semula dikira populasi lokal Bryde’s whale sebenarnya adalah spesies baru. Pada 2021, spesies ini resmi dinamai Paus Rice atau Balaenoptera ricei. Nama tersebut diambil dari Dale W. Rice, ilmuwan yang sejak 1960-an telah mencatat kejanggalan dalam populasi paus Teluk Meksiko dan menduga ada sesuatu yang berbeda. Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam biologi laut modern. Untuk pertama…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.