Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. 5 Runway Terpanjang di ASEAN, Ada Bandara Hang Nadim Batam Dalam Daftar!

5 Runway Terpanjang di ASEAN, Ada Bandara Hang Nadim Batam Dalam Daftar!

5-runway-terpanjang-di-asean,-ada-bandara-hang-nadim-batam-dalam-daftar!
5 Runway Terpanjang di ASEAN, Ada Bandara Hang Nadim Batam Dalam Daftar!
service

12 Juni 2026 23.56 WIB • 2 menit

Ilustrasi pendaratan pesawat di runway | Unsplash/Pascal Meier


Runway atau landasan pacu adalah salah satu hal paling penting yang ada di bandara. Runway adalah jalur beraspal di bandara yang dibuat dan digunakan untuk lepas landas take-off) dan mendarat (landing) pesawat terbang.

Panjang runway di bandara berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil, hanya ratusan meter, yang diperuntukkan untuk pesawat kecil. Namun, ada pula yang panjangnya mencapai ribuan meter yang memang dibuat untuk pesawat berbadan lebar.

Berbicara soal runway, tahukah Kawan GNFI di mana landasan pacu pesawat terbang terpanjang di ASEAN? Ternyata, runway terpanjang di ASEAN ada di Myanmar, tepatnya di Bandara Internasional Mandalay. Bandara ini memiliki panjang sekitar 4.268 meter.

Lalu, negara ASEAN mana lagi yang memiliki runway super panjang?

5 Runway Terpanjang di ASEAN

Disadur dari Seasiastats, berikut adalah lima bandara di kawasan Asia Tenggara yang memiliki runway panjang:

  • Bandara Internasional Mandalay, Myanmar: 4.268 meter
  • Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia: 4.124 meter
  • Bandara Internasional Hang Nadim, Indonesia: 4.040 meter
  • Bandara Internasional Changi, Singapura: 4.000 meter
  • Bandara Internasional Suvarnabhumi, Thailand: 4.000 meter

Dari daftar di atas, terlihat bahwa Bandara Internasional Mandalay menjadi bandara dengan runway terpanjang di ASEAN. Degan panjang hampir 4,3 km, landasan pacu ini bisa melayani pesawat-pesawat berbadan besar di berbagai kondisi cuaca.

Myanmar sengaja menjadikan Bandara Internasional Mandalay sebagai titik transit regional sekaligus pemain kunci dalam lalu lintas udara jarak jauh (long-haul). Lokasi Myanmar yang strategis, dekat dengan Tiongkok, India, dan negara-negara tetangga ASEAN lain, membuat bandara ini memiliki potensi besar untuk menjadi pusat transit penerbangan.

Bandara Hang Nadim, Bandara dengan Runway Terpanjang di Indonesia

Bandara Hang Nadim di Batam berdiri di lahan 1.762 hektare. Sementara itu, luas terminalnya mencapai 30.000 meter persegi. Dengan total panjang 4 kkm, Bandara Hang Nadim menjadi bandara dengan runway terpanjang di Indonesia.

Kawan GNFI, posisi Batam yang sangat strategis membuat bandara satu ini memiliki peran vital. Bandara Hang Nadim berfungsi sebagai infrastruktur yang dibuat untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri.

Uniknya, bandara yang diresmikan pada 1973 ini sebetulnya awalnya merupakan bandara khusus yang dibuat untuk menunjang operasional Pertamina. Di masa itu, panjang landasannya masih sangat pendek, hanya sekitar 700 meter saja.

Namun, demi mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan itu, tahun 1995 Bandara Hang Nadim bertransformasi menjadi bandara internasional. Bandara ini mulai melayani penerbangan dari dan menuju luar negeri.

Tak lama setelahnya, Bandara Hang Nadim juga resmi dijadikan sebagai Bandara Kelas Satu Utama. Bandara besar ini menjadi hub airport dan entry pot untuk penerbangan internasional yang masuk dan keluar Indonesia.

Keberadaan Bandara Hang Nadim turut mendukung Batam yang sudah lama dijadikan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone. Dengan konsep ini, Bandara Hang Nadim dikembangkan sebagai pusat logistik yang melayani kegiatan logistik kargo ekspor-impor yang sudah dimulai sejak awal 2000-an.

Menariknya, Bandara Hang Nadim juga menjadi satu-satunya bandara di Idonesia yang menggunakan bahasa Korea di papan petunjuk informasinya. Hal ini dilakukan sebagai wujud kerja sama antara Bandara Hang Nadim dengan Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan.

Renovasi besar yang dilakukan di Bandara Hang Nadim pun didukung langsung oleh Bandara Incheon yang masuk ke dalam salah satu pemegang saham. Beberapa jajaran direksi Bandara Hang Nadim juga diisi oleh orang Korea Selatan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.