Tue,14 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. BRI Perkuat UMKM dan Pangan Lewat KUR Rp84,36 Triliun

BRI Perkuat UMKM dan Pangan Lewat KUR Rp84,36 Triliun

bri-perkuat-umkm-dan-pangan-lewat-kur-rp84,36-triliun
BRI Perkuat UMKM dan Pangan Lewat KUR Rp84,36 Triliun
service

KABARBURSA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp84,36 triliun sepanjang Januari-Mei 2026.

Realisasi penyaluran pada periode tersebut, setara 46,87 persen dari total alokasi KUR BRI tahun 2026 yang mencapai Rp180 triliun.

Bagi BRI, besar penyaluran pembiayaan KUR menunjukkan peran perusahaan dalam memperluas akses modal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya mengatakan, mayoritas KUR yang disalurkan masih difokuskan pada sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian.

“Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18 persen dari total KUR yang telah disalurkan,” ujarnya lewat keterangan resmi, Rabu, 17 Juni 2026.

Dari berbagai sektor penerima, pertanian menjadi penyerap KUR terbesar. Hingga Mei 2026, BRI telah menggelontorkan pembiayaan sebesar Rp35,91 triliun ke sektor pertanian.

Besarnya penyaluran ke sektor pertanian, dianggap sebagai dukungan BRI untuk meningkatkan produktivitas petani hingga memperkuat ketahanan pangan nasional.

Akhmad menyebut, penyaluran KUR memiliki fungsi yang lebih luas dibanding sekadar pembiayaan usaha. Program tersebut menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas kewirausahaan, dan mendorong pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.

“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor-sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Melalui akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran, UMKM dan pelaku usaha dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” terang Akhmad.

Diketahui, sejak program KUR bergulir pada 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Capaian ini mempertegas posisi bank berkode saham BBRI tersebut sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia.

Ke depannya, BRI akan terus konsisten menyalurkan KUR untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat peran UMKM dalam ekonomi nasional. (info-bks/*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.