Mon,13 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Astra Kembangkan Desa Les di Bali Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

Astra Kembangkan Desa Les di Bali Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

astra-kembangkan-desa-les-di-bali-jadi-destinasi-wisata-berkelanjutan
Astra Kembangkan Desa Les di Bali Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan
service

KABARBURSA.COM – Desa Les yang berada di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, merupakan salah satu contoh dari pengembangan ekonomi desa yang sejalan dengan pelestarian budaya dan lingkungan.

Melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA), Desa Les berhasil mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.

Desa Les memiliki beragam potensi, mulai dari kawasan perbukitan, lahan pertanian, wilayah pesisir, hingga produksi garam tradisional.

Seluruh potensi tersebut dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam dan komunitas seperti wisata pantai, air terjun, serta aktivitas budaya masyarakat.

Sejak bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada 2024, lebih dari 800 warga telah menerima manfaat melalui berbagai program pemberdayaan. Upaya program ini difokuskan pada empat pilar kontribusi sosial Astra yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Program tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan masyarakat hingga 25 persen, membuka puluhan lapangan kerja baru, serta memperluas penyerapan pasar terhadap produk lokal hingga 100 persen.

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan,  pembangunan desa harus mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya.

“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya bahwa pembangunan desa tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan antara kemajuan, kelestarian lingkungan, serta identitas budaya yang dimiliki masyarakat. Astra berharap kolaborasi yang dijalankan melalui Desa Sejahtera Astra tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 29 Juni 2026.

Sesuai empat pilar tadi, Astra turut berkontribusi dalam berbagai sektor di Desa Les.

Pada sektor kesehatan, masyarakat bersama kader kesehatan menjalankan layanan Posyandu, edukasi kehamilan, hingga pemberian makanan tambahan bagi anak yang mengalami stunting dan gizi buruk.

Di bidang pendidikan, Astra memperkuat kapasitas generasi muda melalui pelatihan bahasa Inggris dan kepariwisataan. Program kelas alam yang diikuti 15 pelajar dari tingkat SD hingga SMA atau SMK, Astra membekali peserta dengan kemampuan berbahasa Inggris. Sehingga generasi muda bisa lebih siap menjadi pemandu wisata bagi wisatawan mancanegara.

Pelestarian lingkungan juga menjadi fokus pengembangan desa. Warga terlibat dalam konservasi dan transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta produksi pupuk kompos melalui program Les Grow.

Melalui program tersebut, sampah organik diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk kebun terpadu milik Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Les. Sebagian hasil kompos juga dipasarkan sehingga menciptakan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.

Di sektor kewirausahaan, Desa Les terus mempertahankan tradisi produksi garam secara alami. Setiap masa panen, masyarakat mampu menghasilkan sekitar dua hingga tiga ton garam.

Pengembangan usaha lokal juga diperkuat melalui kerja sama dengan BUMDes Giri Segara untuk pemasaran produk unggulan desa dan pengembangan UMKM.

Selain itu, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali telah membuka akses pasar yang lebih luas dengan permintaan garam mencapai sekitar satu ton per bulan atau bernilai sekitar Rp25 juta.

Hasil pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan pelestarian lingkungan, ikut mengantarkan Desa Les meraih Juara Umum Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dari Kementerian Pariwisata.

Ke depannya, Astra akan terus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) lewat kolaborasi bersama masyarakat. (Info-bks/*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.