Fri,28 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Bibit Siklon Tropis 96W Picu Potensi Hujan Lebat di Aceh, Riau, Sulbar pada 1 Juli 2026

Bibit Siklon Tropis 96W Picu Potensi Hujan Lebat di Aceh, Riau, Sulbar pada 1 Juli 2026

bibit-siklon-tropis-96w-picu-potensi-hujan-lebat-di-aceh,-riau,-sulbar-pada-1-juli-2026
Bibit Siklon Tropis 96W Picu Potensi Hujan Lebat di Aceh, Riau, Sulbar pada 1 Juli 2026
service

Jakarta, Arina.idBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (1/7/2026). Kondisi tersebut dipicu oleh terbentuknya Bibit Siklon Tropis 96W di Laut Filipina Barat yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia.

Prakirawan BMKG, Puji Subuea menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 96W saat ini bergerak ke arah barat laut dan memicu terbentuknya daerah konvergensi serta konfluensi di sejumlah wilayah, antara lain Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Selat Makassar bagian utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga di sekitar pusat bibit siklon.

Selain itu, sirkulasi siklonik juga terpantau terbentuk di Samudra Hindia barat Sumatera Barat, Selat Makassar, Laut Timur Filipina, dan Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Samudra Hindia barat Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Selatan, serta Selat Makassar bagian tengah.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, maupun sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut,” kata Puji.

BMKG menyebut kombinasi dinamika atmosfer itu berpotensi memicu cuaca signifikan di berbagai daerah. Masyarakat di Aceh, Riau, dan Sulawesi Barat diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Untuk prakiraan cuaca di kota-kota besar, BMKG memprediksi hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Tanjung Selor, dan Nabire. Hujan ringan diprakirakan mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera, Palangkaraya, Samarinda, Mamuju, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, hingga Merauke.

Sementara itu, kondisi cerah berawan hingga berawan diprakirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, dan Gorontalo. Adapun Bandar Lampung berpotensi mengalami kondisi berkabut atau berasap.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.