Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih guna membahas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan pihaknya akan melaporkan perkembangan terkait sosialisasi KDKMP di daerah-daerah.
“Kalau kami kan lebih banyak sosialisasi kepada para kepala desa, perangkat desa, maka kami menggandeng 10 asosiasi desa sehingga mereka memahami kebijakan koperasi desa Merah Putih,” ujar Yandri.
Ia menyebut sosialisasi ini akan lebih memberikan informasi terkait manfaat koperasi untuk desa, serta penggunaan dananya.
Menurutnya, asosiasi desa tersebut mendukung penuh untuk melakukan sosialisasi terhadap program prioritas pemerintah ini.
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut rapat terbatas (ratas) kali ini akan membahas terkait barang-barang subsidi yang akan disalurkan melalui Kopdes.
Selain itu, kemungkinan juga akan berdiskusi terkait pembiayaan serta tingkat bunga untuk pinjaman melalui Kopdes.
“Kemudian juga mungkin pembiayaan dengan tingkat bunga yang kemarin disampaikan oleh Bapak Presiden di Indonesia Arena (Hari Koperasi Nasional) kemarin mungkin itu,” kata Ferry.
Turut hadir dalam ratas ini, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri PAN RB Rini Widyantini, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.
Baca juga: Prabowo panggil jajaran menteri bahas harga BBM khusus nelayan
Baca juga: Prabowo sebut pemimpin yang anjurkan kerusuhan sebagai pengkhianat
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.