Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Features
  3. Tinggalkan Solar, Ikhtiar Bio Farma untuk Transisi Energi

Tinggalkan Solar, Ikhtiar Bio Farma untuk Transisi Energi

tinggalkan-solar,-ikhtiar-bio-farma-untuk-transisi-energi
Tinggalkan Solar, Ikhtiar Bio Farma untuk Transisi Energi
service

Di balik dinding-dinding steril laboratorium PT Bio Farma (Persero) di Jalan Pasteur, Bandung, ketelitian adalah segalanya. Jutaan dosis vaksin dan produk sains hayati lahir dari sini untuk menjaga kesehatan populasi global. Namun, di balik misi kemanusiaan tersebut, ada mesin-mesin raksasa yang terus berdenyut. Salah satunya adalah boiler, jantung mekanis yang memproduksi uap panas untuk mensterilkan peralatan dan menggerakkan proses produksi.

Selama bertahun-tahun, solar menjadi andalan untuk menghidupkan boiler tersebut. Namun, di tengah desakan global untuk menekan emisi karbon dan laju perubahan iklim, industri farmasi plat merah ini menyadari bahwa menjaga kesehatan manusia tidak boleh mengorbankan kesehatan bumi.

Rabu, 15 Juli 2026, menjadi tonggak penting perubahan tersebut. Suara bising kompresor terdengar berbeda di kompleks Bio Farma. Hari itu, manajemen meresmikan operasional fasilitas Compressed Natural Gas (CNG). Sebuah langkah konkret untuk menyapih ketergantungan dari bahan bakar fosil cair yang pekat emisi, berganti ke gas alam yang lebih bersih.

Memangkas Jejak Karbon di Ruang Produksi

Langkah ini bukan sekadar urusan efisiensi angka di atas kertas, melainkan sebuah komitmen ekologis. Dengan beralih ke CNG sebagai bahan bakar utama boiler, Bio Farma memproyeksikan penurunan emisi karbon dioksida ($CO_2$) hingga 24 persen jika dibandingkan dengan saat mereka masih sepenuhnya membakar solar.

Bagi kota sepadat Bandung, pengurangan emisi dari sektor industri adalah angin segar.

Direktur Operasi PT Bio Farma (Persero), Iin Susanti, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia.

“Pengoperasian fasilitas CNG merupakan langkah konkret Bio Farma untuk membangun kegiatan usaha yang semakin efisien, berkelanjutan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Iin. Ia menambahkan, langkah ini memperkuat fundamental perusahaan melalui pengelolaan sumber daya yang efektif dan berorientasi jangka panjang tanpa mengorbankan ketahanan kesehatan nasional.

Secara teknis, Bio Farma tidak langsung memutus hubungan dengan solar. Mereka menerapkan sistem dual fuel. CNG bertindak sebagai pemeran utama untuk kebutuhan sehari-hari, sementara solar tetap bersiaga di latar belakang sebagai cadangan darurat demi menjaga kontinuitas produksi vaksin yang tidak boleh terputus sedetik pun.

Selain memotong jejak karbon, transisi energi ini membawa berkah ekonomi. Dengan memanfaatkan CNG, perusahaan berpotensi menghemat biaya energi hingga 37 persen per tahun—sebuah pembuktian bahwa komitmen hijau industri dapat berjalan beriringan dengan efisiensi bisnis.

Infrastruktur Baru yang Presisi dan Aman

Mengalirkan gas bertekanan tinggi di area produksi sensitif tentu membutuhkan kecermatan tinggi. Di sudut fasilitas, kini berdiri kokoh shelter penerimaan CNG, Pressure Regulating Station, sistem pengukuran (metering), hingga jaringan pipa distribusi yang terintegrasi langsung dengan komponen burner serta panel kontrol boiler.

Aspek keselamatan menjadi taruhan utama. Dari tahap cetak biru hingga keran gas pertama dibuka, sistem pengamanan berlapis diaplikasikan. Sensor deteksi kebocoran gas dipasang di titik-titik rawan, lengkap dengan sistem penghentian aliran otomatis (automatic shut-off valve), proteksi kebakaran, dan uji integritas pipa secara berkala.

“Keberlanjutan adalah proses jangka panjang yang harus diwujudkan melalui langkah konkret, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” lanjut Iin. Ke depan, mereka berjanji akan terus mengevaluasi teknologi energi rendah emisi lainnya yang ramah investasi namun tetap andal bagi produksi.

Sinergi untuk Transisi Energi

Jalur hijau yang ditempuh Bio Farma tidak dilalui sendirian. Proyek ini terwujud lewat kolaborasi erat dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak perusahaan PGN yang bertugas memastikan pasokan dan pengelolaan infrastruktur gas bumi tersebut tetap andal.

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, melihat kolaborasi ini sebagai replika ideal bagaimana energi transisi seharusnya masuk ke sektor-sektor esensial masyarakat, termasuk industri kesehatan.

“Keandalan pasokan energi di fasilitas produksi seperti Bio Farma sangat penting, karena menyangkut kesinambungan produksi yang berdampak langsung pada layanan kesehatan publik,” kata Santiaji.

Kini, setiap kepulan uap yang keluar dari fasilitas Bio Farma membawa cerita baru. Cerita tentang sebuah industri yang menolak diam di zona nyaman berbahan bakar solar, dan memilih merintis jalan yang lebih bersih demi langit Bandung yang lebih biru. Langkah kecil dari industri farmasi ini menjadi pengingat penting bagi sektor industri lainnya: bahwa menyembuhkan manusia, harus dimulai dengan berhenti menyakiti bumi.


Jurnalisme lingkungan Indonesia butuh dukungan Anda. Bantu Ekuatorial.com terus menyajikan laporan krusial tentang alam dan isu iklim. Donasi sekarang..


0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.