Sun,23 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Karhutla Kalimantan Makin Buruk, Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga hingga Lintas Negara

Karhutla Kalimantan Makin Buruk, Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga hingga Lintas Negara

karhutla-kalimantan-makin-buruk,-kabut-asap-ganggu-aktivitas-warga-hingga-lintas-negara
Karhutla Kalimantan Makin Buruk, Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga hingga Lintas Negara
service

Jakarta, Arina.id—Pekatnya kabut asap akibat karhutla di Kalimantan Selatan mulai memakan korban. Bukan hanya mengganggu pernapasan, asap juga memperpendek jarak pandang, mengganggu aktivitas, hingga memicu kecelakaan.

Asap bukan hanya mengganggu pengguna jalan. Kabut asap juga mulai menyelimuti permukiman. Termasuk mengancam kesehatan anak-anak usia sekolah. Ancaman ISPA memaksa para orang tua memakaikan anak-anak mereka masker saat berangkat dan berkegiatan di sekolah.

Menurut citra satelit, titik panas di Pulau Kalimantan mencapai jumlah terbanyak pada Rabu (19/8). Ada lebih dari 1.600 titik panas di Kalimantan pada hari itu, meningkat dua kali lipat dari hari sebelumnya.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2016-2024, Kisworo Dwi Cahyono, menilai pemerintah lalai dan gagal menanggulangi bencana kabut asap karena masih marak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. 

Ia mengatakan kejadian karhutla terus saja terulang, bahkan sampai saat ini juga masih terjadi. “Artinya, saya selalu menyatakan bahwa pemerintah masih lalai dan gagal dalam penanggulangan bencana,” kata Kisworo dalam dialog Sapa Indonesia Malam KompasTV.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan juga mulai berdampak serius hingga ke Malaysia. Kualitas udara di sejumlah wilayah Sarawak memburuk, bahkan Serian masuk kategori sangat tidak sehat hingga ratusan sekolah harus ditutup. 

Pemerintah Malaysia kini memilih jalur diplomatik untuk menyampaikan kekhawatirannya kepada Indonesia sekaligus membawa persoalan kabut asap lintas batas tersebut ke mekanisme ASEAN.

“Mekanisme ASEAN lebih efektif dalam memastikan Sekretariat ASEAN dapat mengelola koordinasi bersama antara Malaysia dan Indonesia dalam menangani akar penyebab kebakaran hutan yang berkontribusi terhadap polusi udara lintas batas,” kata Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab kemunculan titik-titik karhutla salah satunya karena kondisi iklim yang begitu kering efek dari El Niño. Kondisi iklim kering ini lantas membuat lahan mudah dibakar dan menimbulkan banyak asap.

“Kondisi iklim kering menjadi kondisi, membuat lahan dibakar dan banyak asap,” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.