Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. BNPB Catat 5.949 Titik Panas Karhutla di Kalbar, Kalsel, dan Kalteng

BNPB Catat 5.949 Titik Panas Karhutla di Kalbar, Kalsel, dan Kalteng

bnpb-catat-5.949-titik-panas-karhutla-di-kalbar,-kalsel,-dan-kalteng
BNPB Catat 5.949 Titik Panas Karhutla di Kalbar, Kalsel, dan Kalteng
service

Jakarta, NU Online

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah Kalimantan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, di tengah kondisi musim kering yang membuat upaya pemadaman semakin sulit.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, pemantauan hotspot selama 24 jam berdasarkan satelit NASA NOAA20, NASA SNPP, dan Terra Aqua di Kalimantan Barat mendeteksi 273 hotspot dengan kepercayaan tinggi, 2.420 kepercayaan menengah, dan 81 hotspot kepercayaan rendah.

“Luas indikatif lahan terbakar di Provinsi Kalimantan Barat per 19 Agustus 2026 tercatat 38.310 hektar,” ujarnya dalam konferensi pers pada Ahad (23/8/2026).

Berton mengungkapkan bahwa kondisi tersebut diperburuk kualitas udara yang berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  umumnya berada pada kategori tidak sehat.

“Jarak pandang di bawah satu kilometer di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Ketapang akibat kabut asap,” ungkapnya.

Ia menyampaikan berdasarkan perkiraan BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada 23 hingga 29 Agustus 2026. Namun, potensi kemudahan terjadinya karhutla masih perlu diwaspadai.

Sementara itu, hingga Ahad (23/8/2026) pukul 16.00 WIB, terdapat 2.479 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan medium hingga tinggi di Kalimantan Tengah. Luas lahan terbakar tercatat 7.634 hektare.

“Jarak pandang di Bandara Cilik Riwut tercatat di atas sembilan kilometer,” kata Berton.

Di Kalimantan Selatan, 696 titik yang sebelumnya berhasil dipadamkan kembali memunculkan api. Keterbatasan sumber air akibat musim kering menjadi salah satu kendala utama.

“Sumber air sangat terbatas mengingat saat ini masih pada musim kering. Pemadaman menggunakan tangki air yang diangkut truk dan sumber air dari hidran untuk wilayah Banjarbaru,” ujarnya.

Berton mengungkapkan bahwa Sebagian besar titik karhutla berada di lahan gambut sehingga api sulit dipadamkan. Pemerintah juga tengah menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 22 hingga 23 Agustus dengan dukungan dua patroli udara, lima water bombing, dan satu pesawat OMC.

“Melihat adanya potensi pertumbuhan awan di wilayah Kalimantan Barat, akan dilakukan operasi modifikasi cuaca,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat dilakukan melalui pengawasan kepatuhan korporasi, penyegelan lokasi terbakar, sanksi administratif, hingga evaluasi dan ancaman pencabutan izin usaha.

“Yang sudah dilakukan pengawasan di dua kabupaten yaitu Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.