Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. BNPB Ungkap 4 Kendala Utama Penanganan Gempa NTT 2026

BNPB Ungkap 4 Kendala Utama Penanganan Gempa NTT 2026

bnpb-ungkap-4-kendala-utama-penanganan-gempa-ntt-2026
BNPB Ungkap 4 Kendala Utama Penanganan Gempa NTT 2026
service

Jakarta, NU Online

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkap empat kendala utama yang dihadapi dalam penanganan gempa bumi Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).

Suharyanto menjelaskan, karakteristik gempa Flores berbeda dibandingkan kejadian gempa bumi lainnya. Gempa tersebut diikuti jumlah gempa susulan yang cukup banyak sehingga menimbulkan trauma dan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Kondisi ini menimbulkan trauma dan kekhawatiran di masyarakat, sehingga sebagian warga memilih melakukan pengungsian mandiri di sekitar rumah atau lokasi yang dianggap lebih aman,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (24/8/2026).

Kendala kedua berkaitan dengan kondisi geografis wilayah terdampak. Ia mengungkapkan bahwa sebagian lokasi berada relatif jauh dari pusat pemerintahan, dengan medan perbukitan dan topografi yang sulit.

“Sehingga menyulitkan mobilisasi personel maupun pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Ketiga, pada awal kejadian, beberapa kabupaten/kota belum memiliki buffer stock logistik dan dukungan anggaran yang memadai. Akibatnya, bantuan kepada masyarakat terdampak belum dapat diberikan secara cepat.

“Sementara itu, BNPB baru dapat menjangkau lokasi terdampak dalam waktu sekitar 1 x 24 jam setelah kejadian,” ujar Suharyanto.

Keempat, sejumlah ruas jalan dalam kondisi kurang baik dan belum memadai untuk dilalui kendaraan angkut berkapasitas besar. Hal ini menjadi kendala dalam mobilisasi logistik dan pendistribusian bantuan, terutama menuju wilayah terdampak yang berada di daerah terpencil.

Di tengah-tengah berbagai kendala tersebut, Suharyanto memastikan pelayanan kesehatan terus dipulihkan meskipun belum sepenuhnya kembali seperti sebelum gempa.

“Tentu saja kondisinya belum sebagaimana sebelum terjadi gempa, rumah sakit-rumah sakit umum yang rusak, puskesmas yang rusak, ini pun sudah dilakukan penanganan,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, dari 169 puskesmas yang terdampak, sebanyak 101 sudah beroperasi dan 49 lainnya beroperasi secara terbatas. Keterbatasan tenaga kesehatan juga menjadi persoalan karena kebutuhan tersebut tidak seluruhnya dapat dipenuhi dari Pulau Flores.

“Kemudian juga kekurangan tenaga relawan, tenaga kesehatan. Ini pun yang tidak di bisa dipenuhi oleh Pulau Flores. Kita datangkan dari pulau lain, dari pulau Timor Timur, dari ibu kota provinsi,” ucapnya.

Suharyanto juga mengatakan bahwa pemulihan infrastruktur mulai menunjukkan perkembangan. Sebanyak sembilan ruas jalan nasional yang terdampak telah kembali fungsional. Jaringan listrik hingga kini seluruhnya telah menyala. Pemulihan di Pulau Palue, satu penyulang telah pulih dan lima dari enam gardu distribusi telah menyala, serta 1.625 dari 1.921 pelanggan telah kembali memperoleh pelayanan listrik.

“Telekomunikasi utama telah kembali normal, infrastruktur backbone berfungsi penuh melalui skeman link redundancy. Terdapat dua bendungan, satu daerah irigasi, dan dua sumur terdampak dan saat ini dalam penanganan,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.