Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Richie Duta Richardo mengalihkan perhatian ke gelar juara Indonesia Masters 2026 yang bisa menjadi gelar juara pertamanya dalam turnamen Super 100 setelah menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.
“Setelah ini, saya ingin membidik gelar yang lebih tinggi lagi seperti Super 100,” kata Richie dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Richie segera tampil dalam Indonesia Masters 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1-6 September.
Richie mengawali perjuangan dalam turnamen itu dengan melawan atlet Taiwan, Chiang Tzu Chieh, pada babak 64 besar.
Indonesia Masters menjadi kesempatan Richie dalam meningkatkan level pencapaian setelah konsisten dalam rangkaian International Challenge sepanjang musim ini.
Sebelum juara di Pontianak, Richie juga menjuarai Vietnam International Challenge pada Maret setelah mengalahkan Cheng Ju-Sheng 21-13, 21-14 pada final. Dia juga mencapai semifinal Singapore International Challenge pada Februari.
Baca juga: Richie Duta bidik gelar kedua di Pontianak
Catatan tersebut menjadi modal Richie untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi dalam Indonesia Masters yang berhadiah total 120 ribu AS (Rp1,2 miliar).
Richie menjuarai Pontianak International Challenge setelah mengalahkan unggulan ketujuh Ginpaul Sonna 24-22, 21-19 pada final dalam waktu 59 menit. Dia menyelesaikan turnamen itu tanpa kehilangan satu gim.
“Saya persembahkan untuk kedua orang tua yang sudah hadir langsung ke sini. Teman pelatnas, pelatih dan tim pendukung,” ujar Richie.
Wakil Indonesia lainnya yang menjuarai Pontianak International Challenge adalah ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu dan ganda putra Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo.
Richie kini bersiap bersaing dengan sejumlah pemain berpengalaman, termasuk H.S. Prannoy dari India yang unggulan pertama, Wang Po Wei dari Taiwan sebagai unggulan kedua, dan unggulan keempat Prahdiska Bagas Shujiwo.
Richie berharap memperoleh hasil lebih tinggi pada turnamen berikutnya.
Baca juga: Richie bidik gelar Super 100 demi tembus tunggal putra utama
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.