Mon,31 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BNPB: Titik panas karhutla meningkat pada tiga provinsi di Kalimantan

BNPB: Titik panas karhutla meningkat pada tiga provinsi di Kalimantan

bnpb:-titik-panas-karhutla-meningkat-pada-tiga-provinsi-di-kalimantan
BNPB: Titik panas karhutla meningkat pada tiga provinsi di Kalimantan
service

Kita lihat bahwa di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan, jumlah titik panas itu relatif bertambah

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadi peningkatan titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi di Kalimantan yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, pada Senin.

“Kita lihat bahwa di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan, jumlah titik panas itu relatif bertambah. Di Kalimantan Barat signifikan bertambahnya. Di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah relatif menurun,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP. Panjaitan di Jakarta, Senin.

Berdasarkan pemantauan titik api di tiga provinsi tersebut, kata dia, terdapat kenaikan jumlah titik api dengan jarak pandang berkisar satu hingga dua kilometer.

Sementara itu pada tiga provinsi di Sumatera yakni Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi, jumlah titik api secara umum relatif menurun.

Meski demikian BNPB mencatat peningkatan titik panas di Sumatera Selatan sebanyak 209 titik sehingga totalnya mencapai 1.013 titik panas.

Baca juga: Gubernur Kalteng instruksikan penguatan armada udara tangani karhutla

“Sedangkan di Riau maupun di Jambi titik panas berkurang secara signifikan. Jarak pandang pun bervariasi antara empat sampai lima kilometer di Riau maupun Sumatera Selatan, sedangkan Jambi sekitar tujuh kilometer,” ujarnya.

Menurut Berton, kondisi tersebut juga berkaitan dengan kualitas udara yang dapat dipantau melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang disediakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ISPU melalui laman resmi KLH untuk mengetahui kondisi kualitas udara hingga tingkat kabupaten/kota.

“Masyarakat dapat mengakses, sehingga nanti tindakan-tindakan untuk mencegah bila kualitas udara tersebut sudah berbahaya ataupun tidak sehat dapat dilakukan dengan baik,” katanya.

Selain kualitas udara, BNPB memantau sebaran polutan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berton mengatakan sebaran polutan di sejumlah wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, diperkirakan masih relatif pekat pada Senin (31/8) dan Selasa (1/9).

Baca juga: Menhub minta operator di Kalimantan sesuaikan jadwal imbas karhutla

“Kita lihat di Kalimantan Barat, Tengah, maupun Selatan, relatif sangat pekat. Ini menandakan bahwa jumlah asap sangat tebal di daerah-daerah tersebut,” katanya.

Sebaran polutan juga terpantau di sejumlah wilayah Sumatera, antara lain Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, kondisi di Papua dan Jawa diperkirakan cenderung mengalami penurunan intensitas sebaran polutan.

Berton mengatakan masyarakat perlu memperhatikan perkembangan kualitas udara dan melakukan langkah pencegahan apabila kondisi udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Adapun situasi karhutla per Senin (31/8) untuk Kalimantan Barat terdapat 7.377 titik panas (naik 3.553), fire spot sebanyak 104 (naik 88), dengan jarak pandang kurang dari 1 km.

Di Kalimantan Tengah, ada 5.244 titik panas ( turun 147), fire spot sebanyak 72 (naik 16), dengan jarak pandang kurang dari satu km. Kalimantan Selatan titik panas mencapai 504 (turun 405), fire spot sebesar 55 (naik 3), jarak pandang kurang dari 2 km.

Kemudian Riau, titik panas mencapai 62 (turun 202), fire spot mencapai 12 (turun 2), adapun jarak pandang sekitar 4-5 km. Sedangkan di Sumatera Selatan, titik panas mencapai 1.013 (naik 209), fire spot sebanyak 11 (turun 7) dengan jarak pandang kurang dari 5 km.

Sementara di Jambi, titik panas mencapai 49 (turun 86), fire spot sebanyak 4, dan jarak pandang sekitar 6-7 km.

Baca juga: Jarak pandang di Kaltara hanya 500-4.000 meter akibat asap karhutla

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.