Tue,1 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Imam Mawardi Alumnus Mambaul Ma’arif Denanyar, Berkhidmah di Tanah Papua

Imam Mawardi Alumnus Mambaul Ma’arif Denanyar, Berkhidmah di Tanah Papua

imam-mawardi-alumnus-mambaul-ma’arif-denanyar,-berkhidmah-di-tanah-papua
Imam Mawardi Alumnus Mambaul Ma’arif Denanyar, Berkhidmah di Tanah Papua
service

Jombang, NU Online

Kondisi geografis dan berbagai dinamika di Tanah Papua tidak menyurutkan semangat Imam Mawardi Ma’sum dalam menjalankan khidmah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua Tengah.

Saat ditemui di lokasi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026), Imam menyebut umat Islam di Papua Tengah merupakan kelompok minoritas. Di tengah keberagaman masyarakat, ia memiliki strategi tersendiri dalam menjalankan dakwah.

“Meskipun minoritas, tidak menjadi penghalang bagi kita untuk berdakwah. Pengenalan NU kami lakukan dengan menonjolkan akhlak dan adab yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, bukan sekedar adu kepintaran,” jelasnya.

Imam mengatakan, sebelum menjadi bagian dari NU secara struktural, dirinya telah menggerakkan berbagai kegiatan ke-NU-an, salah satunya melalui safari Ramadhan.

“Jadi safari ramadhan ini kami sediakan menu makan sahur gratis, bagi-bagi takjil, atau buka puasa bersama,” katanya.

Menurut Imam, tantangan geografis dan dinamika kehidupan masyarakat di Papua Tengah tidak menyurutkan semangat warga Nahdliyin untuk berkhidmah. Hal itu terlihat dari pelaksanaan berbagai agenda yang selama ini dilakukan dengan mengandalkan swadaya warga, termasuk menggunakan dana pribadi tanpa mengandalkan proposal maupun bantuan.

Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan kuatnya semangat kemandirian ekonomi NU di Papua Tengah.

Alumnus Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar itu juga menyoroti peran Fatayat NU sebagai salah satu kekuatan penggerak kader-kader NU di Papua, khususnya di Kabupaten Timika. Menurutnya, keberadaan Fatayat NU memberikan kontribusi besar dalam menggerakkan kegiatan organisasi.

“Kalau saya sendiri tanpa ada mbak-mbak Fatayat, mungkin kami juga merasa lemah. Tapi karena ada kekuatan daripada mbak-mbak Fatayat, akhirnya kami juga punya semangat yang tinggi,” imbuh Imam.

Perjalanan panjang dari Papua Tengah menuju Jombang, Jawa Timur, bagi Imam bukan sekadar untuk menyemarakkan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. Kehadiran 25 Nahdliyin dari Papua Tengah juga membawa aspirasi dan harapan agar perhatian terhadap perkembangan NU di kawasan Timur Indonesia semakin diperkuat.

“Selama ini, daerah Timur tidak terlalu dilirik padahal kami sangat membutuhkan perhatian khusus untuk kemajuan NU. Berbeda dengan NU di Jawa, kalau di sini kan sudah menjadi mayoritas dan akses pun mudah,” ungkap pria berkacamata itu.

Imam berharap kepemimpinan NU untuk lima tahun ke depan mampu membangun sinergi yang kuat antara struktur NU di tingkat paling bawah hingga tingkat pusat. Menurutnya, wilayah Papua, termasuk Papua Pegunungan yang berada di zona merah, membutuhkan perhatian dan pendampingan yang lebih nyata.

“Konsolidasi langsung ke daerah sangat kami butuhkan agar seluruh struktur NU merasa menjadi bagian yang setara dalam organisasi. Kami harap, siapapun ketua yang terpilih nanti sekali-kali berkunjung ke Papua Tengah karena selama ini belum pernah ada dari pusat datang ke Papua. Bahkan saat peresmian gedung PCNU Timika tidak hadir yang justru wakil Presiden RI,” harapnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.