Mubadalah.id – Kanker merupakan salah satu penyakit serius yang dapat menyerang berbagai bagian tubuh. Penyakit ini dapat berkembang secara perlahan maupun cepat, bergantung pada jenis dan kondisi kanker yang dialami seseorang.
Ketika diketahui dan ditangani sejak dini, terutama sebelum menyebar ke bagian tubuh lain, peluang pasien untuk mendapatkan pengobatan dan sembuh menjadi lebih besar.
Sebaliknya, kanker yang terlambat diketahui dapat berkembang ke tahap yang lebih lanjut. Pada kondisi tersebut, penanganan menjadi semakin sulit dan risiko terhadap keselamatan pasien juga meningkat.
Karena itu, waktu menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kanker. Semakin cepat penyakit ia ketahui dan pasien memperoleh pertolongan medis, semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Persoalannya, tidak semua pengidap kanker dapat memperoleh pengobatan sejak awal. Banyak pasien datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisi penyakit sudah memburuk. Sebagian lainnya bahkan tidak sempat memperoleh pengobatan karena terlambat mendapatkan pertolongan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan kanker tidak hanya berkaitan dengan kemampuan medis dalam menangani penyakit, tetapi juga dengan keputusan pasien dan keluarga dalam mencari pertolongan.
Perempuan menjadi salah satu kelompok yang menghadapi persoalan tersebut. Dalam banyak kasus, perempuan tidak segera mencari pertolongan medis ketika merasakan gejala atau perubahan pada tubuhnya.
Tidak Segara Membawa Ke Rumah Sakit
Kondisi serupa dapat terjadi ketika keluarga tidak segera membawa perempuan yang sakit untuk mendapatkan pemeriksaan. Pertolongan baru kita cari ketika kondisi kesehatan sudah sangat berat, bahkan ketika pasien tidak lagi mampu bangun, berjalan, atau melakukan aktivitas sehari-hari.
Keterlambatan tersebut membuat kanker memiliki lebih banyak waktu untuk berkembang di dalam tubuh. Penyakit yang pada tahap awal mungkin masih dapat ia tangani menjadi semakin sulit terkendalikan ketika telah memasuki tahap lanjut.
Pada kondisi tertentu, kanker dapat menyebar dan menyebabkan fungsi organ tubuh terganggu. Ketika pasien akhirnya ke rumah sakit, tenaga kesehatan dapat menghadapi kondisi yang jauh lebih kompleks.
Kemajuan ilmu kedokteran memang telah menghadirkan berbagai metode untuk mendeteksi dan menangani kanker.
Namun, kemampuan pengobatan tetap memiliki batas ketika pasien datang dalam kondisi yang sudah sangat parah. Teknologi medis dan fasilitas kesehatan tidak selalu mampu mengembalikan kondisi pasien apabila penyakit telah berkembang terlalu jauh dan pertolongan yang ia berikan setelah terlambat. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 498.





Comments are closed.