Jakarta, Arina.id—Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menghadiahkan sebagian dari Kiswah Ka’bah kepada Liga Arab. Hadiah tersebut diserahkan sebagai bentuk penghargaan Arab Saudi terhadap peran dan kedudukan lembaga yang mewadahi kerja sama negara-negara Arab tersebut.
Dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (9/9), Raja Salman dan mewakili Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan, Wakil Menteri Luar Negeri Waleed Al-Khuraiji menyerahkan hadiah tersebut kepada Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil El-Fahmy.
Pemberian potongan Kiswah tersebut mencerminkan penghargaan Kerajaan Arab Saudi terhadap signifikansi religius Ka’bah bagi umat Islam di seluruh dunia. Pemberian itu juga menjadi simbol komitmen Kerajaan dalam memperkuat hubungan dengan negara-negara anggota Liga Arab.
Selain itu, hadiah tersebut menegaskan kembali dukungan Arab Saudi terhadap peran Liga Arab dalam memperkuat kerja sama dan koordinasi bersama antarnegara Arab.
Pemberian bagian Kiswah Ka’bah sebagai hadiah bukan kali pertama dilakukan Arab Saudi. Sejumlah tokoh dan lembaga, baik di dalam maupun luar negeri, sebelumnya juga pernah menerima bagian dari kain penutup Ka’bah tersebut.
Berikut sejumlah pihak yang pernah menerima potongan atau bagian dari Kiswah Ka’bah:
1. Presiden Uzbekistan menerima potongan Kiswah
Arab Saudi pernah memberikan potongan Kiswah kepada Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev. Pemberian tersebut dilakukan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah atas arahan Raja Salman. Potongan Kiswah diserahkan kepada Mirziyoyev dalam kunjungan resmi ke Uzbekistan pada Februari 2025.
2. Raja Salman memberikan Kiswah kepada Masjid Istiqlal
Indonesia juga pernah menerima hadiah berupa potongan Kiswah dari Raja Salman. Saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Maret 2017, Raja Salman memberikan potongan kain yang berasal dari Kiswah Ka’bah.
Potongan tersebut kemudian dipasang di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan menjadi salah satu benda yang memiliki nilai sejarah serta simbolis bagi masjid terbesar di Indonesia.
Pemberian Kiswah itu menjadi salah satu simbol kedekatan hubungan Arab Saudi dan Indonesia. Ketika itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut hadiah tersebut sebagai bentuk perhatian Raja Salman dan masyarakat Arab Saudi kepada umat Islam di Indonesia.
3. Pangeran Mohammed bin Salman memberikan Kiswah kepada Luhut
Hadiah berupa Kiswah juga pernah diterima pejabat Indonesia. Pada 2022, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan hadiah berupa bagian Kiswah dari Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.
Luhut kemudian menyerahkan Kiswah tersebut kepada Masjid Istiqlal. Menurutnya, potongan kain penutup Ka’bah itu lebih layak menjadi bagian dari umat Islam Indonesia daripada disimpan untuk kepentingan pribadi.
Penyerahan tersebut dilakukan Luhut saat berkunjung ke Masjid Istiqlal pada April 2022.
4. Perserikatan Bangsa-Bangsa menerima Kiswah
Jauh sebelum pemberian Kiswah kepada sejumlah tokoh dan lembaga dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi juga pernah menghadiahkan bagian dari Kiswah kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada 1983, Raja Fahd memberikan tirai pintu Ka’bah kepada PBB sebagai hadiah diplomatik. Benda tersebut kemudian menjadi bagian dari koleksi hadiah yang diterima organisasi internasional tersebut.
Pada 2015, tirai tersebut dipasang pada replika pintu Ka’bah di Indonesian Hall, Markas Besar PBB di New York.
Pemberian bagian Kiswah kepada berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa kain penutup Ka’bah tidak hanya memiliki nilai religius bagi umat Islam, tetapi juga menjadi simbol hubungan diplomatik dan penghormatan terhadap kebudayaan serta sejarah Islam.





Comments are closed.