Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Keterbukaan Adalah Kunci Utama Keharmonisan Rumah Tangga

Keterbukaan Adalah Kunci Utama Keharmonisan Rumah Tangga

keterbukaan-adalah-kunci-utama-keharmonisan-rumah-tangga
Keterbukaan Adalah Kunci Utama Keharmonisan Rumah Tangga
service

Mubadalah.id — Keterbukaan antara suami dan istri di dalam rumah tangga adalah jembatan yang menumbuhkan fondasi mawaddah dan rahmah, dua fondasi cinta dan kasih sayang sebagaimana digambarkan dalam QS. Ar-Rum ayat 21.

Ketika pasangan saling terbuka, mereka tidak hanya berbagi kebutuhan. Tetapi juga menumbuhkan kepekaan terhadap kebahagiaan satu sama lain.

Keterbukaan juga melatih kedua pihak untuk berempati dan menghargai batas diri masing-masing bahwa tidak semua hal harus sempurna, dan tidak semua kebutuhan harus segera terpenuhi.

Sementara itu, jika kita belajar kehidupan rumah tangga dari Rasulullah Saw. Maka Nabi telah memberikan teladan terbaik dalam kehidupan keluarganya.

Beliau terbuka terhadap keluarganya, mendengarkan pendapat istri-istrinya, bahkan tidak sungkan menunjukkan kasih sayang di hadapan para sahabat.

Bahkan, dalam kehidupan rumah tangga Nabi, dialog dan rasa saling menghormati menjadi bagian dari ibadah. Karena itu, keterbukaan terhadap kebutuhan diri dan pasangan bukanlah kelemahan, melainkan bentuk keimanan dan kematangan jiwa.

Dr. Faqihuddin Abdul Kodir dalam bukunya Perempuan Bukan Makhluk Domestik menjelaskan bahwa keterbukaan adalah jalan untuk mengeksplorasi modal mawadah yang telah Allah Swt berikan ke dalam diri setiap manusia.

Ketika suami dan istri mau mendengarkan dan saling memahami. Maka rumah tangga akan menjadi ruang tumbuh bukan arena saling menuntut.

Keterbukaan dalam rumah tangga menjadi salah satu keberanian untuk mengakui bahwa kita manusia yang memiliki kebutuhan, rasa lelah, dan harapan.

Islam tidak menuntut pasangan untuk menjadi sempurna, melainkan untuk saling menolong dalam kebaikan dan kasih sayang. Sebab cinta tidak hanya kita ukur dari lamanya kebersamaan. Melainkan dari seberapa dalam pasangan mampu memahami dan menghargai kebutuhan satu sama lain.

Seperti pesan Nabi, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” Dan kebaikan itu, sering kali, dimulai dari keberanian untuk berbicara dan mendengarkan dengan hati terbuka. []

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.