Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Basarnas tetapkan radius pencarian 1 kilometer dari serpihan pesawat

Basarnas tetapkan radius pencarian 1 kilometer dari serpihan pesawat

basarnas-tetapkan-radius-pencarian-1-kilometer-dari-serpihan-pesawat
Basarnas tetapkan radius pencarian 1 kilometer dari serpihan pesawat
service

Jakarta (ANTARA) – Basarnas menetapkan radius pencarian sejauh satu kilometer dari lokasi serpihan badan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan, dengan fokus utama pencarian korban.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, mengatakan area pencarian dibagi dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) darat yang disebar untuk mempercepat proses penelusuran medan pegunungan.

“Operasi difokuskan pada pencarian korban,” kata dia.

Operasi SAR tersebut melibatkan 376 personel tim gabungan berasal dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur potensi SAR lainnya, termasuk organisasi Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala). Seluruh personel bekerja di medan bukit bebatuan kars dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, di tengah kondisi cuaca yang cepat berubah.

Baca juga: Basarnas: 11 penumpang berada di pesawat yang hilang kontak di Maros

Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT ditemukan pada Minggu pagi atau kurang dari 24 jam setelah dilaporkan hilang kontak oleh otoritas penerbangan udara di Sulawesi Selatan.

Keberadaan pesawat terdeteksi sekitar pukul 07.17 Wita setelah pesawat patroli udara melaporkan bahwa terlihat serpihan berwarna putih di kawasan Bukit Bulusaraung.

Tim darat kemudian mengonfirmasi temuan serpihan pesawat di sisi utara puncak bukit sekitar pukul 08.02 Wita, disusul penemuan badan pesawat sekitar pukul 08.09 Wita untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

Kantor SAR Makassar melaporkan pada Minggu pagi bahwa helikopter sempat mendarat beberapa saat dan menurunkan sejumlah personel Kopasgat dan Basarnas untuk memperkuat tim SAR darat. Helikopter kemudian kembali mengudara karena angin berembus cukup kencang dan jarak pandang terbatas, sekitar lima meter.

Berdasarkan data manivest penerbangan, pesawat ATR tersebut mengangkut 11 orang, termasuk awak pesawat. Di dalamnya terdapat tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan selaku analis kapal pengawas, Deden Mulyana sebagai pengelola barang milik negara, serta Yoga Naufal sebagai operator foto udara.

Baca juga: Tim SAR dikerahkan ke Bulusaraung lokasi penemuan serpihan pesawat

Baca juga: Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.