Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Opini: Kelekak dan Masa Depan Pangan Bangka Belitung

Opini: Kelekak dan Masa Depan Pangan Bangka Belitung

opini:-kelekak-dan-masa-depan-pangan-bangka-belitung
Opini: Kelekak dan Masa Depan Pangan Bangka Belitung
service

Kepulauan Bangka Belitung yang luasnya mencapai 8,1 juta hektar, sebagian besar adalah lautan atau perairan yang mencapai 6,5 juta hektar (79,9 persen). Sementara daratannya hanya 1,6 juta hektar (20,1 persen). Dengan luas daratan kecil tersebut, ternyata hutan dan ruang hidup manusia kian menyempit atau terdesak pertambangan timah dan perkebunan monokultur, yang luas perizinannya sekitar 650 ribu hektar. Dampaknya, terjadi krisis ekologis di Kepulauan Bangka Belitung, seperti banjir, kekeringan, pencemaran, hingga daratan banyak dihiasi lubang bekas tambang. Adakah harapan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk menyelamatkan daratannya? Sebagai refleksi Hari Lingkungan Hidup Nasional yang kita peringati setiap 10 Januari, saya coba menuliskan keberadaan kelekak, sebuah agroforestri masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. Wilayah kelekak masyarakat ditumbuhi berbagai pohon khas hutan Pulau Bangka seperti pelawan, serta pohon buah. Foto: Nopri Ismi/Mongabay Indonesia Di Kepulauan Bangka Belitung, kelekak kerap dipandang sekadar “hutan kecil” di sekitar kampung ruang hijau yang dipakai untuk berkebun, memetik buah musiman, serta mengambil bumbu atau tanaman obat. Sebagai hutan, beragam jenis pohon terdapat di kelekak. Pohon-pohon yang bukan hanya memberikan manfaat bagi manusia, juga bagi makhluk hidup lainnya, termasuk penjaga resapan air dan penyedia oksigen. Kelekak adalah rumah beragam jenis pohon berusia puluhan hingga ratusan tahun, yang dilestarikan masyarakat Suku Melayu di Kepulauan Bangka Belitung. Misalnya beragam jenis durian, duku, manggis, nangka, cempedak, petai, jengkol, kemang, dan aren. Saat ini, ketika harga pangan mudah bergejolak, cuaca makin tak menentu, dan akses pasokan di wilayah kepulauan rentan terganggu, kelekak terus bekerja sebagai mekanisme kedaulatan pangan yang nyata. Kelekak berfungsi menyediakan pangan harian…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.