Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Ketum Fatayat NU Jelaskan 5 Pilar Organisasi Digdaya: Penguatan Struktur hingga Digitalisasi

Ketum Fatayat NU Jelaskan 5 Pilar Organisasi Digdaya: Penguatan Struktur hingga Digitalisasi

ketum-fatayat-nu-jelaskan-5-pilar-organisasi-digdaya:-penguatan-struktur-hingga-digitalisasi
Ketum Fatayat NU Jelaskan 5 Pilar Organisasi Digdaya: Penguatan Struktur hingga Digitalisasi
service

Kendal, NU Online

Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Hj Margaret Aliyatul Maimunah menjelaskan lima pilar organisasi digdaya yang harus menjadi pegangan seluruh kader Fatayat NU, mulai dari penguatan struktur organisasi hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi digital.

Margaret menegaskan bahwa seluruh kader Fatayat NU harus menjadikan visi organisasi sebagai landasan utama dalam berkhidmah. Adapun visi Fatayat NU adalah menguat bersama, maju bersama untuk perempuan Indonesia dan peradaban dunia menuju organisasi digdaya.

“Visi ini bukan sekadar dibaca atau dihafalkan, tetapi harus menjadi pijakan dalam setiap langkah kita berorganisasi untuk penguatan dan kemajuan Fatayat NU,” ujar Margaret, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.

Ia menekankan bahwa Fatayat NU tidak boleh hanya besar secara nama, tetapi harus kuat secara substansi. Menurutnya, kebesaran organisasi perempuan muda NU tersebut harus dibuktikan melalui kerja nyata yang berlandaskan lima pilar indikator organisasi digdaya.

Pilar pertama adalah penguatan struktur organisasi. Margaret menjelaskan bahwa struktur Fatayat NU harus benar-benar hidup dan aktif hingga tingkat paling bawah, mulai dari pimpinan cabang, pimpinan anak cabang, pimpinan ranting, hingga pimpinan anak ranting. Struktur yang kuat dan berjalan efektif menjadi fondasi utama keberlangsungan organisasi.

Pilar kedua adalah kaderisasi. Menurut Margaret, kaderisasi merupakan jantung organisasi yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui proses kaderisasi yang konsisten, Fatayat NU diharapkan terus melahirkan kader-kader perempuan muda yang tangguh, berdaya, serta memiliki wawasan dan komitmen keorganisasian yang kuat.

Pilar ketiga adalah penguatan program kerja. Margaret menegaskan bahwa isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan ranah gerak Fatayat NU, baik dari aspek sosial, hukum, ekonomi, kesehatan, maupun keagamaan. Namun demikian, penyusunan program kerja harus berbasis pada persoalan nyata yang dihadapi perempuan dan anak di masing-masing daerah agar benar-benar berdampak.

Pilar keempat adalah penguatan layanan. Dalam konteks ini, Margaret menekankan pentingnya keberadaan Lembaga Konsultasi Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) Fatayat NU di setiap cabang. Ia menyebut LKP3A sebagai wujud nyata kehadiran Fatayat NU dalam mendampingi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Pilar kelima adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi. Margaret mendorong seluruh kader Fatayat NU untuk aktif memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah dan syiar nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Menurutnya, ruang digital harus diisi dengan narasi yang mencerahkan, edukatif, dan berpihak pada kemanusiaan.

Baca selengkapnya di sini

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.