Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Aksi Kamisan Ke-896, Tahanan Politik Prahara Agustus 2025 Serukan Solidaritas Masyarakat Sipil

Aksi Kamisan Ke-896, Tahanan Politik Prahara Agustus 2025 Serukan Solidaritas Masyarakat Sipil

aksi-kamisan-ke-896,-tahanan-politik-prahara-agustus-2025-serukan-solidaritas-masyarakat-sipil
Aksi Kamisan Ke-896, Tahanan Politik Prahara Agustus 2025 Serukan Solidaritas Masyarakat Sipil
service

Jakarta, NU Online

Aksi Kamisan Ke-896 digelar di Taman Pandang, depan Istana Presiden, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Aksi yang telah berlangsung hampir dua dekade ini kembali menjadi ruang bagi masyarakat sipil untuk menyuarakan tuntutan keadilan, khususnya terkait kriminalisasi dan penahanan warga dalam peristiwa Prahara Agustus 2025.

Dalam aksi tersebut, peserta Aksi Kamisan membacakan surat dari Yusuf, seorang tahanan politik yang ditahan di Polda Metro Jaya sejak 8 Desember 2025. Surat itu dibacakan oleh Daniel, peserta aksi yang berasal dari Karimunjawa.

Dalam suratnya, Yusuf menyampaikan kondisi penahanannya yang hingga kini belum memiliki kepastian hukum, termasuk terkait kemungkinan pemindahan ke lembaga pemasyarakatan lain.

“Jakarta 5 Februari 2026. Untuk kawan-kawan di luar, salam perjuangan. Nama saya Yusuf. Saya adalah korban penangkapan dengan kekerasan oleh aparat. Saya yang sedang ditahan di Polda Metro Jaya terhitung dari tanggal 8 Desember 2025. Surat ini dibuat untuk saat ini saya belum mendapatkan kejelasan apakah saya akan dioper ke lapas Cipinang atau mendapat perpanjangan di sini,” ujar Daniel membacakan surat Yusuf di hadapan peserta aksi.

Melalui surat itu, Yusuf juga meminta dukungan moral dan solidaritas dari masyarakat sipil terhadap dirinya dan para tahanan lain yang mengalami kriminalisasi.

“Saya minta support Dan doa dari kawan-kawan Untuk saya dan kawan-kawan lain Yang dikriminalisasi oleh negara,” tutur Daniel melanjutkan pembacaan surat tersebut.

Kondisi psikologis 

Daniel menjelaskan, Yusuf saat ini mengalami gangguan kecemasan (anxiety disorder) dan menjalani penahanan dalam kondisi isolasi. Hingga kini, Yusuf belum dapat berkomunikasi langsung dengan keluarganya, sedangkan upaya mempertemukan dengan keluarga masih terus diusahakan.

Menurut Daniel, ketiadaan keluarga atau wali menjadi kendala serius dalam pemenuhan hak atas pendampingan hukum yang layak. Ia menilai, banyak keluarga tahanan justru mengalami tekanan dan ketakutan sehingga enggan terlibat dalam proses hukum.

Daniel menyebut situasi tersebut sebagai bentuk produksi ketakutan yang berdampak tidak hanya pada tahanan, tetapi juga pada keluarga dan lingkungan sosial mereka.

Seruan solidaritas

Dalam suratnya, Yusuf juga menyinggung situasi politik yang ia nilai makin represif. Ia juga mengajak masyarakat sipil untuk tidak menghentikan perlawanan.

“Kawan-kawan, hari-hari ke depan tentu kita tidak akan lagi sama. Negara dan instrumen lainnya akan menghimpit kita dengan cara yang semakin represif,” ujar Daniel membacakan bagian lain dari surat tersebut.

Pada bagian akhir surat, Yusuf kembali menekankan pentingnya keberanian untuk tetap bersuara di tengah tekanan negara.

“Saya berseru kepada kawan-kawan, jangan biarkan api perlawanan memadam. Semai terus semangat solidaritas dan bergabunglah. Dalam sejarah panjang perlawanan, tidak ada yang bebas sampai semua bebas,” kata Daniel menutup pembacaan surat Yusuf.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.