Wed,20 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. News
  3. Amerika Serikat Kurangi Vaksin Anak, Pakar Ingatkan Dampak Serius bagi Kesehatan

Amerika Serikat Kurangi Vaksin Anak, Pakar Ingatkan Dampak Serius bagi Kesehatan

amerika-serikat-kurangi-vaksin-anak,-pakar-ingatkan-dampak-serius-bagi-kesehatan
Amerika Serikat Kurangi Vaksin Anak, Pakar Ingatkan Dampak Serius bagi Kesehatan
service
Amerika Serikat Kurangi Vaksin Anak, Pakar Ingatkan Dampak Serius bagi Kesehatan - GenPI.co
Ilustrasi. Amerika Serikat mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengurangi jumlah vaksin yang direkomendasikan untuk setiap anak. Foto: envato elements/By yanadjana

GenPI.co – Amerika Serikat mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengurangi jumlah vaksin yang direkomendasikan untuk setiap anak.

Keputusan ini menuai kritik dari pakar kesehatan yang menilai kebijakan tersebut bisa melemahkan perlindungan terhadap berbagai penyakit serius.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) kini hanya merekomendasikan vaksinasi terhadap 11 penyakit untuk semua anak.

BACA JUGA:  BUMN Kesehatan Turun Tangan, Bio Farma Group Distribusikan Obat dan Vaksin di Sumbar

Vaksin yang tidak lagi direkomendasikan mencakup influenza, rotavirus, hepatitis A, hepatitis B, beberapa jenis meningitis, dan RSV.

Perlindungan terhadap penyakit tersebut kini hanya dianjurkan bagi kelompok berisiko tinggi.

BACA JUGA:  Peringati Hari Ibu 2025, POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal

Pakar kesehatan dari Vaccine Integrity Project Michael Osterholm menilai pengabaian vaksin tersebut bisa meningkatkan angka rawat inap dan kematian anak yang seharusnya bisa dicegah.

Dokter anak dari American Academy of Pediatrics Sean O’Leary mengatakan setiap negara menyusun rekomendasi vaksin berdasarkan kondisi penyakit dan sistem kesehatannya sendiri.

BACA JUGA:  Dokter Anak Tekankan Pentingnya Vaksin Flu, Jangan Tunggu Sakit

“Kebijakan kesehatan masyarakat tidak bisa disalin begitu saja. Kesehatan dan nyawa anak benar-benar dipertaruhkan,” ujarnya, dilansir AP News, Minggu (1/2).

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.