Jakarta –
Bunda, menjaga kesehatan sebelum hamil itu penting banget, bukan cuma untuk diri sendiri tapi juga untuk calon Si Kecil. Nah, tahukah bunda kalau paparan bahan kimia seperti pestisida bahkan sebelum kehamilan bisa berdampak pada kesehatan anak di masa depan?
Meski sering tidak disadari, paparan pestisida bisa datang dari berbagai hal, mulai dari sayur dan buah yang kurang bersih, lingkungan tempat tinggal, hingga pekerjaan tertentu. Lalu, sebenarnya seberapa besar pengaruhnya, ya?
Bisa memengaruhi perkembangan janin sejak dini
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan pestisida sebelum dan selama kehamilan dapat berdampak pada perkembangan janin.
Dalam penelitian terbaru dari University of California, Los Angeles yang menemukan adanya kaitan antara paparan pestisida sebelum kehamilan dengan kondisi kesehatan bayi setelah lahir. Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa perempuan yang terpapar pestisida, terutama dari lingkungan pertanian, bahkan sebelum hamil, memiliki kemungkinan melahirkan bayi dengan kondisi kesehatan yang lebih rendah.
Salah satu indikatornya adalah skor Apgar, yaitu penilaian kondisi bayi dalam beberapa menit pertama setelah lahir. Bayi dari ibu yang terpapar pestisida cenderung memiliki skor yang lebih rendah, yang bisa berkaitan dengan kesehatan jangka panjang.
Dalam penelitian ini, beberapa jenis pestisida yang dikaitkan dengan risiko tersebut antara lain, Organofosfat, Pyrethroid dan Carbamate. Jenis-jenis ini cukup umum digunakan dalam pertanian maupun pengendalian hama sehari-hari.
Selain itu menurut studi yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health, bahan kimia dalam pestisida dapat mengganggu sistem hormon (endokrin) yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak janin.
Artinya, meskipun paparan terjadi sebelum hamil, efeknya bisa tetap terasa saat kehamilan berlangsung.
Risiko gangguan tumbuh kembang anak
Beberapa penelitian juga mengaitkan paparan pestisida dengan risiko gangguan tumbuh kembang pada anak, seperti:
- Berat badan lahir rendah
- Gangguan perkembangan saraf
- Masalah perilaku dan belajar di kemudian hari
Organisasi seperti World Health Organization menyebutkan bahwa paparan bahan kimia berbahaya dalam jangka panjang memang dapat berdampak pada kesehatan reproduksi dan perkembangan anak.
Tidak hanya dari makanan
Bunda, banyak yang mengira paparan pestisida hanya berasal dari buah dan sayur yang dikonsumsi. Padahal, sumbernya bisa lebih luas dari itu. Paparan juga bisa datang dari lingkungan sekitar, seperti udara di area pertanian, penggunaan obat serangga di dalam rumah, hingga debu yang menempel di lantai atau perabotan.
Bahkan, hal sederhana seperti sepatu yang dipakai dari luar rumah bisa membawa residu bahan kimia masuk ke dalam rumah tanpa disadari. Paparan juga bisa terjadi dari:
- Lingkungan pertanian atau perkebunan
- Penggunaan obat pembasmi serangga di rumah
- Air atau tanah yang terkontaminasi
Karena itu, penting untuk lebih waspada terhadap paparan sehari-hari, terutama jika bunda sedang merencanakan kehamilan. Namun, bukan berarti semua paparan pasti berdampak buruk. Risiko biasanya tergantung pada seberapa sering dan seberapa besar paparan terjadi. Yang terpenting adalah mulai mengurangi risiko sejak sekarang.
Langkah sederhana yang bisa dilakukan
Mempersiapkan kehamilan bukan hanya soal nutrisi, tapi juga soal lingkungan yang lebih sehat. Semakin minim paparan bahan berbahaya, semakin baik untuk kesehatan bunda dan calon bayi. Untuk membantu mengurangi risiko paparan, bunda bisa mulai dari hal-hal kecil seperti:
- Mencuci buah dan sayur hingga bersih sebelum dikonsumsi
- Mengurangi penggunaan pestisida atau obat serangga di dalam rumah
- Menjaga kebersihan rumah dari debu dan kotoran
- Melepas sepatu sebelum masuk ke dalam rumah
- Menggunakan pelindung seperti sarung tangan saat berkebun
Langkah sederhana ini bisa membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk Bunda dan calon Si Kecil. Demikian Bunda, penjabaran mengenai paparan pestisida bahkan sebelum hamil yang berkaitan dengan kondisi kesehatan bayi saat lahir.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)




Comments are closed.