Sat,18 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Batu Limo, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Menggunakan Peralatan Sederhana

Batu Limo, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Menggunakan Peralatan Sederhana

batu-limo,-permainan-tradisional-dari-bengkulu-yang-menggunakan-peralatan-sederhana
Batu Limo, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Menggunakan Peralatan Sederhana
service

Batu Limo, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Menggunakan Peralatan Sederhana | Magnific AI


Banyak permainan tradisional dari berbagai daerah yang ada di Indonesia yang menggunakan alat-alat sederhana dalam proses bermainan. Batu limo, permainan tradisional dari daerah Bengkulu jadi salah satunya.

Bagaimana tidak, permainan tradisional ini hanya menggunakan lima buah batu berukuran genggaman tangan sebagai alat bermain. Jika semua batu ini tersedia, maka anak-anak bisa langsung memainkan permainan tradisional tersebut.

Namun dibalik kemudahan tersebut, keberadaan permainan batu limo sudah tidak semasif dulunya lagi untuk dimainkan. Perkembangan teknologi yang menawarkan berbagai macam hiburan membuat banyak permainan tradisional dari berbagai daerah mulai terpinggirkan.

Meskipun demikian, kita bisa terus merawat ingatan terkait permainan tradisional ini dengan terus membagikan informasi dari segala sisi. Lantas bagaimana penjelasan lengkap seputar permainan tradisional khas dari daerah Bengkulu tersebut?

Mengenal Permainan Tradisional Batu Limo

Dikutip dari buku Seno Undri Rahmadona yang berjudul Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Permainan Tradisional Anak Bengkulu, batu limo merupakan salah satu permainan yang berasal dari daerah Bengkulu. Permainan ini dulunya diketahui berasal dari kalangan masyarakat suku Serawai yang ada di daerah tersebut.

Permainan yang juga dikenal dengan nama “Setapak” ini menggunakan alat sederhana saja dalam proses bermainnya. Alat yang digunakan ini pula yang menjadi dasar penamaan nama permainan tradisional tersebut.

Seperti namanya, permainan ini menggunakan “Batu limo” atau lima buah batu dalam proses bermainnya. Biasanya permainan ini dimainkan di sela waktu luang oleh anak-anak bersama teman sebayanya.

Persiapan Sebelum Bermain

Untuk memainkan batu limo, dibutuhkan beberapa orang anak yang akan ikut bermain. Idealnya permainan ini dimainkan oleh 6 orang anak bersama-sama.

Setelah semua pemain berkumpul, maka persiapan berikutnya adalah mencari lima buah batu yang akan digunakan dalam proses bermain. Batu yang digunakan biasanya berukuran sebesar genggaman tangan anak kecil.

Persiapan terakhir yang bisa dilakukan adalah menentukan tempat bermain. Permainan batu limo ini bisa dimainkan di mana saja, baik di luar maupun dalam ruangan.

Setelah semua persiapan tersedia, maka proses bermain saat itu juga.

Tahapan Bermain

Pada awalnya, para pemain bisa duduk melingkar terlebih dahulu. Batu yang sudah dikumpulkan sebelumnya kemudian diletakkan di tengah lingkaran.

Para pemain kemudian melakukan undian untuk menentukan siapa yang terlebih dahulu mulai bermain. Pemain pertama kemudian bisa menggenggam kelima batu tersebut untuk memulai permainan.

Terdapat dua tahapan yang mesti dilakukan oleh pemain tersebut, yakni.

Tahap Pungut

Pada tahap pungut, pemain mesti menyebar kelima batu terlebih dahulu. Setelah itu, pemain tersebut mengambil salah satu batu sebagai gundu.

Batu gundu ini kemudian dilemparkan ke atas lebih kurang 30 cm. Setelah itu, pemain tersebut mesti mengambil keempat batu satu per satu sambil mengamankan gundu agar tidak jatuh.

Jika satu per satu sudah berhasil, tantangan berikutnya adalah mengambil dua batu sekaligus. Caranya masih sama, hanya jumlah batu yang diambil lebih banyak dari sebelumnya.

Selanjutnya pemain mesti mengambil tiga batu sekaligus dan satu batu sisa di akhir. Proses terakhir dari tahap pungut adalah pemain tersebut mesti mengambil keempat batu sekaligus secara bersamaan.

Tahap Dabik

Jika pemain berhasil menyelesaikan tahap pungut, maka tahapan berikutnya dilanjutkan pada tahap dabik. Prosesnya tidak jauh berbeda dengan tahap pungut.

Hanya saja, pemain mesti menepuk tangan terlebih dahulu di antara lemparan gundu dan mengambil jumlah batu sesuai urutannya. Jika berhasil menyelesaikan tantangan ini, maka pemain tersebut akan mendapatkan satu poin.

Proses bermain akan terus dilanjutkan hingga pemain tersebut gagal menyelesaikan tantangan. Jika batu yang dipegang jatuh atau gagal ditangkap, maka giliran bermain akan dilanjut pada pemain berikutnya.

Nantinya pemenang dalam permainan ini akan dilihat dari jumlah nilai yang berhasil dikumpulkan. Pemain dengan nilai terbanyak akan menjadi pemenang dalam permainan tradisional khas dari Bengkulu tersebut.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.