Jakarta, Arina.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (17/6/2026).
Prakirawan BMKG, Puji, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh terbentuknya pola sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Bengkulu dan di pesisir barat Papua, tepatnya di Samudra Pasifik utara Papua Barat.
“Pola siklonik tersebut menginduksi terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan angin atau konvergensi di sejumlah wilayah Indonesia,” ujar Puji dalam siaran prakiraan cuaca BMKG, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, daerah konvergensi diprakirakan terbentuk di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, hingga sejumlah wilayah Papua.
Selain itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi diprakirakan muncul di Laut Andaman, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sawu, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafuru. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah terdampak.
BMKG secara khusus mengingatkan potensi hujan petir di Palembang dan hujan dengan intensitas sedang di Mamuju. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota seperti Manado, Gorontalo, Palu, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, dan Jayapura.
Adapun wilayah yang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, dan Manokwari.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi kabut atau asap di Jayawijaya serta udara kabur di Merauke. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.




Comments are closed.