Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (7/7/2026). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Siklon Tropis Bavi serta sejumlah dinamika atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan.
Prakirawan BMKG Lintang AH menjelaskan, Siklon Tropis Bavi terpantau berada di Samudra Pasifik Utara Papua dan bergerak ke arah barat laut. Dalam 48 jam ke depan sejak Senin (6/7/2026), siklon tersebut diprediksi menguat dengan intensitas yang masih berada pada kategori 1.
“Siklon Tropis Bavi terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua dengan arah gerak ke arah barat laut. Dalam 48 jam ke depan diprediksi meningkat dengan intensitas masih dalam kategori 1,” ujar Lintang dalam siaran prakiraan cuaca harian, diunggah Senin (7/7/2026).
Menurutnya, sistem tersebut menginduksi daerah low level jet di Samudra Pasifik timur Filipina dan Samudra Pasifik utara Papua. Selain itu, terbentuk pula daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Laut Filipina Timur, Laut Sulu, Samudra Pasifik timur Filipina, Samudra Pasifik utara Papua, Pulau Halmahera hingga Papua, serta di sekitar pusat siklon tropis.
BMKG juga mengamati adanya sirkulasi siklonik di Perairan Barat Bengkulu. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari pesisir barat Bengkulu hingga Samudra Hindia barat Bengkulu.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi tersebut,” kata Lintang.
Akibat kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut, BMKG mengingatkan adanya potensi cuaca yang cukup signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di berbagai daerah, sementara masyarakat di Sumatera Barat dan Bengkulu diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Untuk wilayah barat Indonesia, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Bengkulu. Sementara hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Medan.
Adapun hujan ringan diprakirakan terjadi di Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Pontianak, dan Tanjung Selor. Kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Palangkaraya, Samarinda, dan Banjarmasin. Sementara itu, Yogyakarta dan Surabaya diprakirakan mengalami kondisi udara kabur.
Di wilayah timur Indonesia, hujan ringan berpotensi terjadi di Denpasar, Mamuju, Palu, dan Merauke. Adapun kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan mendominasi Mataram, Kupang, sebagian besar wilayah Sulawesi, Ternate, Ambon, serta sebagian besar Papua. BMKG juga memprakirakan potensi kabut atau asap di wilayah Jayawijaya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.




Comments are closed.