Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. BMKG Tetapkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Puluhan Daerah Berstatus Siaga pada Dasarian II Juli 2026

BMKG Tetapkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Puluhan Daerah Berstatus Siaga pada Dasarian II Juli 2026

bmkg-tetapkan-peringatan-dini-kekeringan-meteorologis,-puluhan-daerah-berstatus-siaga-pada-dasarian-ii-juli-2026
BMKG Tetapkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Puluhan Daerah Berstatus Siaga pada Dasarian II Juli 2026
service

Jakarta, Arina.id Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk Dasarian II Juli 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia telah memasuki status Waspada dan Siaga, meski belum ada daerah yang ditetapkan berstatus Awas.

Berdasarkan data BMKG, status Siaga mendominasi di berbagai provinsi, terutama di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, dan sebagian wilayah Sulawesi, Gorontalo, Maluku, Papua Selatan, serta Kepulauan Bangka Belitung.

Di Pulau Jawa, wilayah dengan status Siaga tersebar cukup luas. Jawa Barat mencatat 15 kabupaten dan kota, di antaranya Kabupaten Bandung, Bekasi, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, serta Kota Bekasi dan Kota Cimahi. Sementara itu, Jawa Tengah memiliki 17 daerah berstatus Siaga, termasuk Kabupaten Blora, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, serta Kota Magelang dan Kota Salatiga.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan wilayah Siaga terbanyak. Sebanyak 23 kabupaten dan kota masuk kategori tersebut, meliputi Kabupaten Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sampang, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, serta Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, dan Kota Mojokerto.

Di luar Pulau Jawa, status Siaga juga terpantau di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Serang (Banten), Kabupaten Buleleng (Bali), Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Pohuwato (Gorontalo), Kabupaten Tanah Laut dan Tapin (Kalimantan Selatan), Kabupaten Belitung (Kepulauan Bangka Belitung), Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kota Tual (Maluku), Kabupaten Bima, Dompu, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Sumbawa Barat (Nusa Tenggara Barat), serta sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur seperti Kabupaten Belu, Ende, Flores Timur, Kupang, Manggarai, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Sikka, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, dan Kota Kupang.

Sementara itu, wilayah yang berada pada status Waspada antara lain Kabupaten Bangli dan Jembrana (Bali), Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo (DI Yogyakarta), Kabupaten Ciamis, Kuningan, Pangandaran, Tasikmalaya, dan Kota Bandung serta Kota Banjar (Jawa Barat), Kabupaten Boyolali, Brebes, Karanganyar, Kebumen, dan Wonosobo (Jawa Tengah), Kabupaten Gresik (Jawa Timur), Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, serta Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah (NTB), Kabupaten Manggarai Timur (NTT), Kabupaten Merauke (Papua Selatan), Kabupaten Maros (Sulawesi Selatan), serta Kabupaten Bolaang Mongondow dan Minahasa Selatan (Sulawesi Utara).

BMKG menyatakan hingga Dasarian II Juli 2026 belum terdapat wilayah yang berstatus Awas. Meski demikian, masyarakat dan pemerintah daerah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi berkurangnya ketersediaan air, khususnya di wilayah yang telah memasuki status Siaga, serta melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak kekeringan selama puncak musim kemarau.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.