Jakarta, Arina.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (19/5/2026). Kondisi ini dipengaruhi oleh terbentuknya sejumlah sirkulasi siklonik yang memicu pertumbuhan awan hujan di banyak daerah.
Prakirawan BMKG, Bintari A menjelaskan sirkulasi siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Hindia barat Sumatera Utara, Laut Jawa bagian timur, serta Samudra Pasifik timur laut Maluku Utara. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sejumlah wilayah Indonesia.
“Daerah konvergensi dan konfluensi diprakirakan terbentuk di Samudra Hindia barat Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Laut Halmahera, hingga Samudra Pasifik utara Maluku Utara,” kata Bintari dalam tayangan Info BMKG.
Selain itu, daerah konvergensi lainnya juga diprediksi muncul di Aceh, Sumatera Utara, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, Lampung, Laut Natuna, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Laut Jawa, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, hingga Laut Arafuru.
BMKG menyebut kondisi dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik maupun sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara,” demikian disampaikan BMKG dalam laporan prakiraan cuacanya.
Sementara itu, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Tanjung Selor. Potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di Samarinda.
Selain itu, BMKG juga memprediksi adanya potensi asap kabut di Jambi serta udara kabur di Bengkulu. Adapun hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkalpinang, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.
Adapun Pontianak dan Semarang diprakirakan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, potensi hujan petir diprakirakan terjadi di Manado dan Nabire. Sedangkan hujan ringan berpotensi turun di Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, Denpasar, Mataram, dan Kupang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui situs resmi BMKG maupun kanal media sosial resmi lembaga tersebut.





Comments are closed.